Closed Thread
Page 1 of 2 1 2 LastLast
Results 1 to 20 of 25

Thread: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

  1. #1
    Banned
    This user has no status.
     
    ----
     
    ~Tinkerbelle~ Masih Tahap Guest
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    408
    Post Thanks / Like
    Achievements

    [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Halo semua!!

    Mohon maaf atas keterlambatan dibukanya lomba Story Telling yang seharusnya tanggal 14 Februari 2009 yang lalu. Tanpa menunda lebih lama, ShaSha buka sekarang ya~

    Nah, ini dia gambar yang akan menjadi sumber inspirasi buat kalian para penulis-penulis berbakat yang ada di forum Megaxus yang tercinta ini!! Special thanks to S3XY~Aurora~



    Gambar di atas ini adalah gambar sebuah PESTA VALENTINE!!
    Ada kisah apa ya di balik gambar ini?

    Nah, kalianlah para peserta yang menentukan cerita tersebut
    Karakter mana yang ingin kalian jadikan tokoh utama cerita?
    Cerita seperti apa yang kalian bayangkan terjadi lewat gambar tersebut?
    Ayo, tuangkan imajinasi kalian menjadi sebuah cerita yang menarik dan tak membosankan untuk dibaca!!

    Peraturan
    - Seluruh cerita harus dalam tema Valentine dan mengandung bumbu humor
    - Cerita yang telah di post tidak diperkenankan untuk di modify. Apabila di modify, cerita tersebut akan dianggap tak ada
    - Peserta tidak diperbolehkan membuat cerita yang menyindir peserta lain, mengundang flame, mengandung unsur pornografi dan SARA
    - Peserta diperbolehkan membuat cerita apa saja (sedih, seram, lucu, romantis, dll) selama masih bersangkutan dengan topik
    - Cerita yang dibuat minimal 3 paragraf dan +/- 300 kata, tidak boleh kurang tapi boleh lebih
    - 1 peserta diperbolehkan memposting maksimal 2 cerita (kalau bisa di spoiler yah)

    Pemenang

    Pemenang lomba ini sejumlah 4 orang. 3 pemenang pilihan juri dan 1 pemenang favorit pilihan forumer lewat voting.


    Hadiah

    Untuk 3 pemenang pilihan juri
    - Hidden avatar + crown + pet panda
    Untuk 1 pemenang favorit pilihan forumer
    - Crown + pet fairy

    Lomba ini terbuka untuk siapa saja!! Tidak perlu mendaftar, jika mau ikutan langsung saja post ceritamu!!


    Lomba diadakan hingga tanggal 1 Maret 2009!!
    Mulai tanggal 1 s/d 7 Maret 2009 akan diadakan voting untuk menentukan pemenang favorit pembaca. Hasil lomba akan diumumkan pada tanggal 8 Maret 2009.


    SELAMAT BERKARYA!!
    [center]<br />[url=http://forum.megaxus.com/index.php?topic=55176.0][font=Vrinda][color=green][size=16pt][b]LOMBA CERPEN VALENTINE &amp; IMLEK[/b][/size][/color][/font][/url]<br />$suka$<br />~Ikutan Yah~ [/center]

  2. #2
    ~Grand Poster~
    is Banned Automatically
     
     
    KojiAmenohi Masih Tahap Guest KojiAmenohi's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Earth
    Posts
    5,900
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Tokoh yang digunakan

    sepasang char yg pgen tiuman

     

    VaLeNTiNe DaY

    Setiap Februari, di seluruh Kota AyoDance, permen, bunga, dan hadiah komunikasi antara orang-orang terkasih, Terutama oleh sepasang kekasih bernama Valentino Dan Valentina . Mereka Sudah Berhubungan Selama 2 Tahun (emang UMUR AYODANCE ), Pada Pagi Hari Tanggal 14 Mereka Mendapat Undangan Dari Teman Mereka OM JHONY . Undangan itu berisikan Tempat Dan Waktu Acara Valentine akan diadakan (ya iialah klw kaga nnt bingung mw kmana ). Lalu Mereka Menghubungi Semua Teman Mereka Untuk Memastikan.. Saat menghubungi Uncle Glen Mereka Diberitahu Bahwa Undangan itu Benar. Kemudian Mereka Ditelpon Oleh om Jhony, Om Jhony mengatakan Bahwa akan ada event berhadiah. (hadiahna mw dumz ) Malam Harinya Valentina Dan Valentino Datang Ke Pesta itu Karena Sudah Diundang, Tetapi Sebenarnya Valentino Dan Valentina akan Datang Meskipun Tidak Diundang Karena Mereka Ingin Makan Gratis ()





    Setelah Mereka Sampai Ditujuan, Mereka Langsung Makan Karena Tujuan Mereka Salah Satunya Yaitu Untuk Makan Gratis. Uncle Glen akhirnya Menghampiri Valentino Dan Valentina Bersama Teman-Temannya. Lalu Om Jhony Membuka Acara Tersebut Dengan Event Tukar-Menukar Pasangan. Valentino Dan Valentina Akhirnya harus berpisah. (kasian banget ) Valentino Mendapat Pasangan Caroline Sedangkan Valentina Mendapat Pasangan Rain. (Caroline Ma Rain 2" na MaNTeB ) Lalu Mereka Berdansa Di Tempat itu. Setelah Berdansa Om jhony membuka Event Valentine Story Telling Contest () Valentino Dan Valentina Bekerja Sama Memenangkan Event Tersebut Demi Mendapat Kostum Kembar Yang Sudah Disiapkan Om Jhony Sebelumnya. Tetapi Mereka Kebingungan Karena Mereka Tidak Pintar Membuat Cerita.



    Valentina Dan Valentino Akhirnya Meminta Bantuan Uncle Glen. uncle Glen akhirnya membantu mereka karena Uncle Glen adalah Penulis Cerita. Merekapun Memenangkan Event Tersebut Dan mendapatkan Hadiah Berupa Kostum Kembar Dan Panda. (kuq hadiahna sama ) Kemudian Om Jhony Mengharuskan Pemenang Dansa Ditengah Ruangan Tersebut. Merekapun Berdansa Menggunakan Kostum Yang Mereka Dapatkan, namun Mereka Tidak Sadar, Om Jhony Dan Uncle Glen Sengaja Membuat Mereka Berdansa Di Tengah Ruangan Tersebut. Ketika Mereka Selesai, Lampu Diatas Mereka terbuka Dan Mengeluarkan Air Sehingga Mereka Basah. (kasian de lo.. ga bagi" hadiah ma gw c ) Meskipun Basah, valentino Dan Valentina Senang Karena Mereka Bisa Bersama Selama 2 Tahun Dan Mendapat Teman-Teman Sebaik Uncle Glen Dan Om Jhony.

    Par 1
    111
    Par 2
    96
    Par 3
    100
    ud ah

    cape ngetik



    ud iia


    [spoiler=comment from ShaSha]1 word... garing...

    kamu nulis cerita atau lagi cerita sama temen?

    belajar lebih rapi dalam pemilihan dan penyusunan kata

    belajar mengolah cerita yang ada di benakmu dengan cara yang lebih menarik

    jujur, shasha baca cerita kamu bosan
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    ceritanya terkesan datar yah
    tp plg nda udah coba membuat story sih, ^^
    coba kembangkan imajinasi kamu,
    gambar pasangan yg 1 itu punya banyak cerita lho kalau dipikir2
    [/spoiler]


    CS GO : Playing AlwaysRhe
    DOTA 2 : Playing AlwaysRhe
    Payday 2 : Playing AlwaysRhe


  3. #3
    ~Newbie~
    This user has no status.
     
    ----
     
    -M i n T- Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jan 2009
    Posts
    15
    Post Thanks / Like

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

     
    Setiap tahun,tepatnya tanggal 14 February,selalu saja ada HARI VALENTINE.Di desa AyoDance,ada sebuah event yang hanya pasangan saja yang boleh ikut.Eventnya adalah lomba makan krupuk lomba dansa.Hadiah dari event itu masih dirahasiakan.Semua pasangan yang ada di Desa AyoDance setiap hari berlatih dansa.Tetapi,karena mereka sudah sering BREAK DANCE.Mereka kesulitan berdansa.selalu saja ada yang terjatuh karena tersandung batu,ada yang kakinya diinjak pasangan,dan kecelakaan yang lain.Setiap hari mereka terus-terus saja berlatih.Bahkan Hantu yang ada di kuburan pun juga mau ikut event itu ( ).setelah lama berlatih,para pasangan di Desa AyoDance sudah terbiasa berdansa.Pada saat event dimulai.Semua terkejut melihat ruangan yang pernuh makanan dan sempit.Mereka takut terjatuh.Dan ternyata ada aturan"tidak boleh menumbur apa pun" semua pasangan .Banyak yang mngundurkan diri,tetapi masih di situ.Kenapa?KARENA MAU MAKAN GRATIS!!saat event dimulai,hanya ada 4 pasngan saja.Mereka sangat lincah.Tetapi ada pasangan yang berbuat licik.Diam-diam mereka mengambil kulit pisang sambil berdansa,dan menjatuhkan kulit pisang itu di bawah semua pasangan.Tetapi,tidak ada 1 pasangan pun yang menginjak kulit pisang itu,akhirnya merekalah yang jatuh,dan menumbur meja yang banyak kuenya.Muka mereka pun penuh krim.Tinggal 3 pasangan.Sudah 2 jam mereka tidak lelah,terus saja berdansa.Akhirnya panitia menyuruh mereka berhenti,dan 3 pasangan itu menjadi pemenang.ternyata hadiah event itu adalah...2 PASANG SANDAL JEPIT!!tapi mereka 3 pasangan itu tidak marah,kesal,atau kecewa.mereka hanya tertawa terbahak-bahak.Karena event sudah selesai,Semua penduduk Desa AyoDace makan bersama.Dalam sekejab,makanan itu habis.Dan semua penduduk yang sudah kenyang pun pulang.Panitia event shock,melihat semua makanan habis tanpa sisa.Sebenarnya,ia lapar,tetapi tadi ia sibuk bermain AyoDance,jadi,ia tidak makan deh.

    cukup sekian
    pegeeel

    [spoiler=comment from ShaSha]satu lagi cerita yang garing..
    humornya terkesan dipaksakan..
    pembawaan cerita berantakan.. belajar menulis dengan rapi
    lain kali perhatikan penggunaan bahasa ya..
    ada bbrp kata yang asing spt menumbur..
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    sejujurnya.. ceritanya masih kurang bumbu sekali >.<
    bahkan jalan ceritanya masih blm terasa, coba lebih gali ide sebelum menulis yah ^^
    bayangkan kalau kamu yang mengalami hal tersebut, ok?
    [/spoiler]

  4. #4
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    R u k a w a Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jan 2009
    Posts
    2,161
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    aaaaa ga ada inspirasi ..
    tokoh utama pasangan yg pelukan
     
    [color=pink]VaLentiNe PaRTy ![/size]

    Pada suatu hari di Ayodance Town sedang hangat dengan suasana Valentine ..
    Suatu ketika ada lelaki tampan bernama Edward ..
    Dia adalah idola di kampusnya , dan dia juga adalah anak dari keluarga terpandang ..
    Dia ingin membuat Valentine Party di rumahnya , karena dia ingin mencari perempuan yg ingin dijadikan kekasihnya ..
    Dia sudah bosan menjomblo dan selama ini dia berpacaran , dia hanya dimanfaatkan oleh pacarnya karena kekayaannya ..
    Dia ingin mencari perempuan yg sederhana dan rendah hati di acara ini ..
    Selebaran tentang di acara ini sudah disebarkan di kampusnya , banyak perempuan yg berminat dengan acara ini , alasannya tidak lain dan tidak bukan adalah kekayaan Edward

    Banyak perempuan yg tidak sabar menunggu acara ini , suatu hari ada perempuan bernama Bella ..
    Dia adalah gadis kampung yg melanjutkan perguruan tinggi di kota ..
    Ketika dia melihat selebaran ini , dia ingin ikut tetapi dia minder dengan teman temannya yg lebih berkelas dari dia ..
    Tiba-tiba , Trish dan gengnya melabrak dia .. Trish berkata , " Woi orang deso , dekil kayak loe mau ikut acara ginian ? Mana mau Edward sama loe .. Edward pasti milih gue ! Ngaca dikit donk , dari kampung mau lawan kita-kita yg jauh lebih berkelas dari loe ? "
    Bella pun diam dan berlari sambil menangis ke tempat sepi .. Dia berkata dalam hati , " Betul juga kata Trish , aku mana pantes ikut acara ginian .. "
    Dia pulang ke kos nya sambil memikirkan hal ini ..
    Keesokan harinya , ketika Bella selesai jam kuliah di kampus ..
    Ketika sampai di kampus , Ia bertabrakan dengan Edward .. Buku-buku yg dibawa Bella pun jatuh .. Edward pun mencoba mengambil buku tersebut lalu mengembalikan buku nya ke Bella ..
    " Nih bukunya , sorry yah gue gak liat jalan .. " Kata Edward ..
    " Aduh , aku yg salah gak liat jalan ..
    " Balas Edward , " Udah-udah jangan dibahas , Hmm loe Bella anak baru yg dateng dari desa yah ? " ,
    " Iyah , kok kamu tau ? " Kata Bella ..
    " Iya , gue denger dari anak-anak .. Oh ya ! Jangan lupa ikut Valentine Party yg gue adain yah entar malam ! Jam 7 Malam .. Awas yah gak ikut ! "
    Bella berkata , " Iya aku usahain ya .. "
    Hati Bella sungguh berbunga-bunga karena Edward mengajaknya untuk ikut acara Valentine Party ..
    Tapi Bella berpikir , mana pantas dia ikut acara seperti ini .. Bella pun memberanikan diri untuk ikut ..
    Edward pun mulai pergi untuk bersiap-siap ,
    Edward berkata dalam hati , " Kok jantung gue deg-degan pas deket ama dia yah ? Walaupun dia orang kampung , tapi dia manis banget .. Loh kok gue jadi ngomongin dia ya ? Aduh apa gue suka ama dia ? Ah , liat entar malam aja deh biar gue bisa pilih yg terbaik buat gue .."

    Ketika jam 6 sore , Bella pun bersiap-siap untuk datang ke Valentine Party tersebut .. Walau dia hanya punya gaun sederhana , tetap dia pakai untuk pesta itu .. Bella berkata dalam hati , " Ah mana pantas aku pake gaun jelek seperti ini , pasti Trish dan gengnya pake baju yg super mewah dan dia pasti ngata-ngatain aku deh .. "
    Tapi Bella memberanikan diri karena dia suka dengan Edward ..
    Ketika sampai di Valentine Party , Trish dan gengnya melabrak Bella ..
    Trish berkata , " Loe masih punya nyali buat ikut ? Apa gak malu hah dengan gaun dekil loe itu ? Edward cuma suka ama gue ! Dia pasti pilih gue !
    Teman Trish , Sephie berkata , " Udahlah Trish , anak kampung gitu ngapain diladenin .. Toh buang-buang tenaga kita aja .. Pasti Edward lebih milih loe lah !
    Trish dan gengnya meninggalkan Bella , dan Bella mulai masuk ke Party tersebut ..
    Bella berkata dalam hati , " Rumahnya keren sekali , baru pertama kali aku lihat rumah sebesar ini .. "
    Tiba-tiba Edward datang dan menegur Bella , " Hei Bella , apa yg loe lakuin disitu ? Ayo ikutin gue , acaranya uda mau mulai nih ..
    Edward berkata dalam hati , " Manis banget dia malem ini , gak nyangka gue .. Apalagi penampilannya yg polos itu .. Aduh kok gue malah mikirin dia ? Udah sebaiknya gue mulai ngetest perempuan perempuan ini yg pantes jadi cewek gue ..
    Acara pun dimulai , Edward membuka acara dengan berkata , " Hai temen-temen , sebelum gue buka acara ini gue pengen berbicara yg sesungguhnya kalo gue itu adalah anak angkat di keluarga ini .. Gue cuma anak miskin .. Dan Bapak Ronny adalah bokap angkat gue .. Dia berencana untuk mengembalikan gue ke jalanan dan jadi orang miskin lagi .. Gue disini cuma cari cewek yg bisa gue ajak hidup sederhana .. " Edward pura-pura berkata demikian karena dia ingin tau apakah ada yg masih bertahan setelah dia berkata demikian ..

    Trish termakan omongan Edward dan berbisik-bisik dengan gengnya , " Hah , Edward orang miskin ? Wah tampang sih boleh , tapi gue gak mau punya pacar orang miskin .. Tar malah gue yg bokek karena bayarin dia terus .. Ayolah kita mendingan pergi dari acara ini .. Gue ga mau jadian ama orang miskin kayak Edward .. "
    Selain Trish n gengnya , perempuan yg sombong dan materialistis lain pun pergi meninggalkan party tersebut ..
    Tapi Bella tidak sedikitpun termakan dengan kata-kata Edward , dia tetap di tempat dan hanya dia perempuan satu-satunya yg tetap disana ..
    Edward berkata dalam hati , " Udah gue duga , pasti banyak yg pergi karena denger omongan gue .. Lho , tapi Bella ga pergi .. Gue harus samperin dia .. "
    " Bel , kok loe ga pergi kayak yg lain ? " Kata Edward ..
    Bella berkata , " Aku ga butuh cowok yg kaya , aku cuma butuh cowok yg perhatian dan sayang sama aku .. "

    Akhirnya Edward berkata yg sesungguhnya ke Bella , " Haha , sebenernya gue cuma pura-pura ngomong hal yg tadi kalo gue orang miskin .. Gue cuma mau ngetest ke perempuan-perempuan itu , ternyata seperti yg gue duga , mereka pergi dan ga tertarik lagi .. Intinya , gue cuma butuh cewek sederhana dan baik hati .. Dan setelah gue pikir , kesederhanaan dan kebaikan hati cuma ada di diri loe Bel .. "
    Bella tersipu malu mendengar Edward berkata demikian ..

    Edward berkata , " Finally , maukah kamu jadi cewek aku ? Aku suka kamu .. "
    Bella masih malu-malu ..
    " Please jawab aku Bel , aku janji akan buat kamu jadi perempuan yg paling bahagia di dunia ini .. " Kata Edward ..
    Bella pun menjawab dengan malu-malu , " Iya aku mau kok jadi cewek kamu , aku juga suka kamu .. "
    Mereka pun jadian tepat di hari valentine dan mereka menghabiskan malam valentine dengan berdansa ..

    Sekian dari cerpen gue ..



    Vote ya all !!
    pegel gue , semoga kalian tertarik buat baca nya ..

    [spoiler=comment from ShaSha]well, lumayan

    ide ceritanya agak2 pasaran..

    pembawaan ceritanya kurang enak dan bagian klimaks yg harusnya jadi sweet moment,
    nda terasa sama sekali...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip]
    cowoknya cpt bgt jatuh cinta nya
    jalan cerita masih kurang detail sih, tp overall masuk dalam kategori nice
    [/spoiler]
    [size=16pt]GrandChase : Mercurial <br />

  5. #5
    ~Grand Poster~
    is an epic loli
     
     
    Yukarin Harapan Baru Forum Yukarin's Avatar
    Join Date
    Oct 2008
    Posts
    7,485
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    My turn, Gambar yang dipilih: Gambar pasangan yang sedang berdansa.
    ceritanya *sedikit* based on reality
     

    ~Kite Valentine Story~
    Sehari sebelum Hari Valentine.... Aku (Kite) bingung sekali...tiba-tiba saja pasanganku memutuskan Aku...
    aku berkata “Bagaimana aku bisa hadir ke pesta velentine besok tanpa pasangan !?”
    Aku pun memutuskan untuk berdansa seperti biasa untuk menghilangkan rasa sedih....Tiba-tiba saja saat berdansa aku melihat seorang gadis yang mirip dengan mantan pasanganku...karena terpesona akupun sampai terjatuh saat berdansa .


    Maka aku pun meghampiri gadis tersebut dan menanyakan namanya. Gadis tersebut dengan malu-malu
    mengatakan bahwa namanya adalah Choco, akupun mengajak dia berdansa denganku... Entah mengapa saat berdansa aku tiba-tiba merasa suka padanya... Setelah berdansa,Kami mengobrol-ngobrol . Saat ngobrol kami sama-sama grogi sampai kehabisan kata-kata . Akupun memutuskan untuk bertanya kepadanya “Apakah kau akan hadir di pesta valentine besok ?” Choco menjawab “Ya,Tentu saja .“ Seketika... hatiku merasa hancur mendengar hal itu... maka dengan perasaan sedih akupun pulang setelah mengobrol sedikit lagi


    Besoknya...akupun hadir ke pesta valentine... Kupikir aku hanyalah satu-satunya orang yang single...
    Akupun melihat Choco yang kelihatan sedih, spontan saja aku menghampiri dia...dan aku bertanya “Dimanakah pasanganmu ?” Dia menjawab: "kemarin... saat kau pergi...tiba-tiba saja dia datang dan memutuskan aku...". Akupun turut sedih mendengar hal itu... tiba-tiba saja dia mendekati telingaku dan berkata “Kite, apakah...masih ada ruang untuk seseorang di hatimu ?” saat mendengar itu... jantungku serasa berhenti... (Untung gak berhenti beneran ) melihat reaksiku yang gugup, dia menahan tawa..akupun membisikan padanya “Tentu saja...aku menunggu seseorang yang bisa mengisi kekosongan hatiku ini...” Diapun, terlihat menahan tangis tiba-tiba saja menciumku .


    Nicolai dan Caroline melihat hal itu, tapi mereka pura-pura tidak tau,
    pada saat acara couple dance .... Nicolai dan Caroline mengambil undian...dan entah disengaja atau tidak... Aku dan Choco mendapat giliran duluan .... dengan gugup kami maju untuk berdansa, Nicolai tersenyum saat kami maju, akupun berpikir bahwa dia sengaja memilih kami duluan karena kertas yang ada ditangannya warnanya lain . Saat berdansa, tiba-tiba saja Choco terpeleset...tapi aku mampu menangkapnya...dan seluruh orang yang ada dipesta sampai memandangi kami



    Choco tersenyum saat aku menangkapnya, Nicolai tiba-tiba menghampiri kami dan Membantu kami untuk
    beridiri... Aku dan Choco mengucapkan terima kasih untuk Nicolai..Dan Nicolai pergi meninggalkan kami sambil tersenyum.
    Saat acara makan, aku menawarkan makanan untuknya , Choco menjawab “Ya, boleh” maka akupun berjalan mengambilkan es krim coklat untuk kami masing-masing...tapi saat berjalan kembali,tiba-tiba saja aku terpeleset karena lantai licin,es krimnya sampai terlempar mengenai wajahku...Choco sampai tertawa melihat hal itu, akupun tertawa sambil berusaha bangun.


    Malam itu,setelah acara makan selesai. Aku menghampiri Choco yang sedang melihat-lihat lukisan dan
    mengatakan “Aku cinta padamu...terima kasih atas semua yang kau berikan hari ini.” Dengan malu-malu Choco menjawab “...Sebenarnya, aku juga mencintaimu Kite, maukah kau menjadi pasangan abadiku ?” Dengan deg-degan aku menjawab “Ya, aku akan menjadi pasangan abadimu...” Tapi saat aku hendak mencium dia, Caroline dan Nicolai muncul dari belakang kami dan mengucapkan Selamat !
    Akupun mengajak Nicolai dan Caroline untuk Couple Dance Battle !
    Para undangan terpesona melihat kombinasi dance kami yang sangat indah...dan Choco pun terlihat puas setelah Couple Dance...

    Setelah itu Nicolai mengumumkan pemenang pasangan terbaik...
    Choco berharap kami bisa mendapatkannya.... Ternyata Roulete menunjuk ke nomor kami ! Air mata kami langsung mengucur karena bahagia... Saat hadiahnya diserahkan, Choco terlihat deg-degan membuka kotak itu...dan ternyata, isinya adalah Sepasang baju Khusus Pasangan ! Nicolai mengatakan “Baju itu kupesan khusus untuk kalian, agar kau tidak sedih terus Kite.”
    Choco terlihat bahagia, akupun bahagia dapat menemukan seseorang yang dapat menyembuhkan rasa sedihku
    Akhirnya Valentine ini kulewatkan bersama Choco dengan bahagia.... dan kami menjadi pasangan sekarang.

    ~EnD~


    maaf kurang smiley, smileynya dihindarin untuk bikin jarak antar baris gak jauh



    [spoiler=comment from shasha]wew... cinta kilat...

    ceritanya kurang bumbu nih... datar dan bisa ditebak...

    sekaligus... TERLALU CEPET alurnya...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    pada demen yang kilat2 yah
    baru sehari jatuh cinta...
    kurang detail, dan masih blm menggali imajinasi sebanyak mungkin
    coba bayangkan bahwa kamu yang berada dalam cerita tersebut
    rasakan, dan tuliskan kalimat demi kalimat
    [/spoiler]


    Utsuho [IDGC] | Arkeid [NAGC] | ArkGeryon [KRGC]

  6. #6
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    ~*AnGeL_Design*~ Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    1,524
    Post Thanks / Like

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Year : 2009
    Genre : Romantic, Tragedy, Funnies

    Writer note :
    Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis berpacaran dengan seorang laki.Sesuatu terjadi menimpa gadis itu.Ingin tahu ceritanya?Makanya baca ya.. ^^

    Tokoh :


    Ibu Syerra = Ibu Nani

    Ayah Syerra = Pak Didi

    Teman - Teman Syerra =

    1. Ririn

    2. Shinta

    3. Susi

    4. Maria

    5. Fella

    6. Lala

    Ayah Finno = Pak Dirmo

    Ibu Finno = Ibu Sanyie

     
    After The Valentine Day

    Ada seorang gadis sedang duduk di rumah sakit.Gadis itu bernama Syerra.Syerra datang ke rumah sakit bersama ibunya untuk me*****uk ayahnya yang sedang sakit.Syerra bersama ibunya menginap di rumah sakit untuk menjaga ayah Syerra.Keesokan paginya, saat itu Syerra sedang pergi membeli makanan, minuman, serta membawa baju-baju ayah Syerra.Akhirnya setelah selesai, Syerra pun kembali ke rumah sakit.Saat sampai di rumah sakit, Syerra melihat ibunya berada di pintu depan kamar ayahnya sambil menangis.Dengan wajah bingung, Syerra pun menanyakan ibunya.

    "Apa yang terjadi, bu?" tanya Syerra.

    "Syerra.. a..y...a...h..m...u.. tidak.. bernapas lagi." jawab ibu Syerra sambil menangis.

    "Apa?!! Ayah.. meninggal? Tidak mungkin, bu. Pasti ibu bercanda, kan?" kata Syerra sambil terkejut.

    "Tidak, nak. Ibu tidak bercanda. Masuk saja kamar ayahmu." kata ibu Syerra.

    Penasaran Syerra membuat Syerra tekat membuka pintu kamar ayahnya.Ternyata apa yang dikatakan ibunya benar.Syerra pun langsung shock melihat ayahnya meninggal.Lima Minggu kemudian, akhirnya Syerra berdua dengan ibunya di rumah.Syerra sering membantu ibunya yang sekarang menjadi kepala keluarga.Pada hari Sabtu, seperti biasanya ia pergi jalan-jalan dan menghirup udara segar di taman dekat rumahnya.Saat sedang santai, Syerra menjadi iri melihat orang-orang sedang pacaran sedangkan ia hanya seorang diri.

    Syerra sedang mendengarkan lagu melalui telepon genggamnya sambil menghirup udara segar.Tiba-tiba ada seorang mendekatinya dan menertawainya.Syerra pun terkejut dan emosi melihat orang itu menertawainya.

    "Hahahahaha..!! Lagu dari telepon genggam kamu kok aneh sih. Masa lagu Jawa, lagu yang gaul dong!" ejek orang itu sambil duduk di samping Syerra.

    "Emangnya kenapa? Gak seneng?!" geram Syerra.

    "Kok galak sih!Kalau galak entar gak ada yang suka loh!" ejek orang itu sambil ketawa.

    "Ih..!! Nyebelin ya dasar!!" geram Syerra sambil membawa batu kecil, lalu melemparnya ke orang itu.

    Orang itu pun kabur, tetapi ia masih saja mengejek Syerra.Akhirnya Syerra pun mengejarnya sambil mengejek orang itu.Orang itu pun akhirnya kecapaian dan meminta Syerra untuk berhenti mengejarnya.Orang itu meminta Syerra duduk.Syerra pun duduk dengan wajah keringatan, lalu orang itu duduk juga bersebelahan dengan Syerra.Syerra menjauh, tetapi orang itu mendekatinya.Akhirnya Syerra memarahi orang itu.Tetapi orang itu tidak peduli Syerra.

    "Sudah..!!!!!!!!! Aku gak mau canda lagi!!" geram Syerra.

    "Ya sudah, kita gak maen lagi, ok?!" kata orang itu.

    "Kita?? Kamu aja kali Aku gak." ejek Syerra.

    "Katanya gak mau canda lagi, kok itu candain aku. Oh ya, kenalin nama aku Finno alias orang terganteng sedunia." kata Finno sambil ketawa.

    "Ganteng?!! Ganteng mirip monyet kali.Oh.. namanya Finno.Kalau aku Syerra." kata Syerra.

    "Enak aja mirip monyet, situ kali yang mirip monyet." tawa Finno terbahak-bahak.

    "Oh ya, udara disini enak ya." kata Syerra sambil menghirup udara.

    "Emang, kata sapa enggak." kata Finno.

    Setelah bercakap-cakap, tiba-tiba ada orang memanggil Syerra.Ternyata orang itu adalah teman-temannya Syerra yaitu Ririn, Shinta, Susi, Maria, Fella, dan Lala.Teman-teman Syerra mendekati Syerra.

    "Ciee..!! Pacaran ya.. Ehem-ehem..!!" ejek teman-teman Syerra.

    "Yee...!! Enak aja.. Oh ya kenalin nih Finno.Finno kenalin ini teman-teman aku." kata Syerra.

    Akhirnya mereka bercanda-canda di taman itu.Syerra pun bahagia karena ia tidak kesepian lagi.Teman-teman Syerra ingin pergi jalan-jalan ke mall.Tetapi teman-teman Syerra tidak mengajak Syerra ke mall karena sengaja agar Syerra berduaan dengan Finno.Satu Minggu kemudian, Syerra dan Finno sering jalan berdua.Akhirnya mereka berdua pun saling jatuh cinta.

    Sudah lima tahun mereka berpasangan.Sampai-sampai teman-teman Syerra pun mengetahuinya.Akhirnya hari Valentine pun hampir tiba.Ririn mengadakan pesta valentine dan mengajak teman-temannya.Sebelum bulan Februari, akhir-akhir ini Syerra tampaknya cemberut dan sedih.Kadang-kadang menangis.Finno pun bingung, Finno pernah menanyakan Syerra tetapi Syerra tidak menjawab.

    Hari valentine pun tiba, pesta yang diadakan Ririn segera dimulai.Semua teman-teman Syerra bergembira, hanya Syerra saja yang tidak bergembira.Finno pun bingung melihat akhir-akhir ini berbeda dari sebelumnya.Susi pun mengajak Syerra bersama Finno untuk berdansa.

    "Eh.. Syer. Ayo dong dansa sama pacar kamu.Masa dari tadi cemberut melulu.Emangnya ada apa sih?" tanya Susi dengan heran.

    "Iya.. Ayo, dansa sama aku yu, yank." ajak Finno.

    "Ya sudah aku ikut dansa deh.." kata Syerra.

    Finno akhirnya berdansa dengan Syerra.Teman-teman Syerra berteriakkan karena melihat bahwa Finno dan Syerra adalah pasangan yang sangat romantis.Lalu Syerra pelukan dengan Finno.Dua Minggu kemudian, Finno datang ke rumah Syerra.Di rumah Syerra hanya tinggal Ibu Syerra saja.

    "Selamat pagi, bu.Syerra nya ada?" tanya Finno.

    "Oh.. kamu Finno ya.Syerra pernah cerita tentang kamu.Silakan masuk jangan sungkan." kata ibu Nani.

    "Makasih, bu.Oh ya Syerra nya ada bu?" tanya Finno lagi.

    "Syerra nya pergi ke Swiss setelah hari Valentine." jawab ibu Nani.

    "Kok Syerra tidak mengasih tahu saya, bu? Ada apa dengan Syerra?" tanya Finno dengan heran.

    "Syerra.. sedang jalan-jalan ke sana." jawab ibu Nani yang membohongi Finno.

    "Oh.. oh ya saya permisi dahulu ya, bu. Terima kasih sudah jelasin. Selamat pagi, bu." ucap Finno.

    "Pagi." jawab ibu Nani.

    Sudah dua Bulan, Finno kesepian di tinggal Syerra.Teman-teman Syerra juga bingung.Lima bulan kemudian, teman-teman Syerra datang ke rumah Syerra.Kedatangan teman-teman Syerra untuk menanyakan apa yang terjadi.Akhirnya ibunya Syerra kasihan terhadap teman-teman Syerra dan menjawab apa yang terjadi.

    "Teman-teman Syerra, ada suatu yang tidak bisa dihadapi oleh ibu.Syerra terkena penyakit kanker stadium terakhir." jelas ibu Nani sambil nangis.

    Teman-teman Syerra pun terkejut dan syok.

    "Pantas saja, akhir-akhir ini Syerra cemberut dan menangis terus. Sampai-sampai Finno bingung melihat Syerra." kata teman-teman Syerra dengan terkejut.

    Satu bulan kemudian, Syerra pun kembali.Teman-teman Syerra, Finno, dan ibunya Syerra pun terkejut atas kedatangan Syerra.Tetapi Finno terkejut melihat wajah Syerra tidak segar seperti dahulu.Finno melihat bahwa wajah Syerra terlihat lemas, mata Syerra sering menangis.

    "Finno.. a..k..u.. m..e..n..d.e..ri..ta.. penyakit kanker stadium terakhir.Maafkan ibu aku karena telah berbohong.Aku pergi ke Swiss untuk pengobatan.Ternyata disana penyakit aku tidak dapat diobati.Aku diberitahukan oleh seorang dokter lima bulan lalu.kata dokter tersebut aku terkena penyakit kanker stadium terakhir.Pantas saja aku selalu jatuh pingsan.Kata dokter itu hidupku tidak lama lagi.Tinggal satu bulan lagi aku akan meninggal.Jadi tolong maafkan aku." kata Syerra sambil menangis.

    "Apa??!" kata Finno sambil terkejut mendengar kata itu.

    "Iya.. aku akan maafkan kamu.Tapi aku juga minta maaf ya atas kesalahan aku." kata Finno yang sedang sedih.

    Setelah pertemuan dan percakapan, akhirnya teman-teman Syerra, ibu Syerra, orang tua Finno telah mengetahui apa yang terjadi dengan Syerra.Mereka berjanji selama satu Bulan ini, mereka ingin Syerra bahagia sebelum jenjangnya.Satu bulan kemudian, Syerra pun tidak takut akan kematian yang mendatangnya.Syerra di operasi di Swiss.Lalu, Syerra meninggal pada saat sedang di operasi.Syerra meninggal di Swiss.

    The End


    huaa..

    brb nangiz..

    _________________________________________________

    Year : 2009
    Genre : Mystery

    Writer note :
    Cerita ini mengisahkan tentang seorang laki bersama teman-temannya pergi jalan-jalan pada saat hari mendekati Valentine.Ingin tahu ceritanya??Baca dunk.. ^^

    Tokoh :

    Jimmy

    Tina

    Rena

    Tono

    Rendi

    Anrin

    Anita

     
    The Mystery Village (Valentine Day)

    Ada seorang laki-laki bernama Jimmy.Waktu ia masih kecil, ia mempunyai indera enam.Ia sering mimpi hal apa yang terjadi.Mimpinya itu terjadi kenyataan.Orang tuanya bingung melihat anaknya seperti paranormal.Saat sudah besarnya, Jimmy masih mempunyai kekuatan itu.Pada hari Valentine, Jimmy dan teman-temannya pergi ke pesta valentine untuk merayakan hari Valentine.Setelah selesai perayaan Valentine, tiba-tiba kepala Jimmy kesakitan.Jimmy melihat ada bayangan sebuah rumah yang tak terhuni.

    Teman-temannya pun terkejut melihat Jimmy kesakitan.Setelah melihat bayangan itu, kepala Jimmy tidak kesakitan lagi.Lalu Jimmy bersama teman-temannya jalan-jalan.Saat jalan-jalan, Jimmy dan teman-temannya tersesat di sebuah desa yang tak terhuni.

    Tina membawa kompas, tetapi ia melihat kompasnya rusak tidak berjalan lancar.Telepon genggam masing-masing tidak menyala.Mobil yang ditumpangi Jimmy dan teman-teman Jimmy pun tiba-tiba tidak bisa jalan lagi.Hanya senter yang bisa menyala.Lalu Jimmy bersama teman-temannya terpaksa jalan kaki untuk mencari jalan keluar.

    Saat berjalan, kaki Tono terinjak sebuah jebakan.Tono pun terperangkap.

    "Aduh..!!Aku kena jebakkan nih.Tolongin dong..!!" kata Tono sambil takut.

    "Tunggu disitu ya, aku cari dulu cara buka jebakan itu." kata Jimmy.

    Tiba-tiba Tini teriak.Jimmy pun terkejut dan bingung.Ternyata Tini menemukan jebakkan itu ditarik oleh tali.Lalu Jimmy meminta Rendi, Anri, dan Anita untuk kembali ke mobil dahulu.Karena di mobil ada gergaji.Saat mereka bertiga ada di mobil, Anita melihat ada bayangan.Tetapi Anita tidak peduli.

    Kemudian Rendi, Anri, dan Anita kembali ke tempat tadi dan segera memberikan gergaji tersebut untuk memotong tali itu.Akhirnya tali itu putus dan jebakan itu jatuh.Tono pun dapat keluar.Mereka semua melanjutkan perjalanan.

    Jimmy dan teman-teman Jimmy menemukan sebuah villa yang tak terhuni.Jimmy terkejut ternyata villa itu ada di bayangannya.

    "Yu masuk ke villa itu.Masih ada tempat untuk istirahat." kata Rena.

    Lalu Jimmy serta teman-temannya masuk ke villa itu.Villa sangat kotor sekali, lalu Jimmy dan teman-temannya mencari tempat yang bisa untuk istirahat.Akhirnya ada tempat yang bisa untuk istirahat.

    Tetapi pada saat Jimmy dan teman-temannya tidur.Tono terbangun dan mendengarkan suara pintu buka dan tutup.Tono membangunkan Rendi.

    "Ada apa sih..? ganggu aja orang lagi tidur." kata Rendi yang baru bangun.

    "Kayaknya ada suara pintu buka tutup nih." kata Tono sambil bingung.

    "Ah..!! Itu mah pikir kamu aja kali." kata Rendi.

    "Bener.. ada suara pintu buka tutup.Kalau gak percaya ayo kita cek." kata Tono.

    "Ya udah.. aku manggil Jimmy dulu ya bentar." kata Rendi.

    Jimmy pun terbangun, lalu mereka bertiga mengecek apa yang terjadi.Ternyata tidak ada apa-apa.Keesokan paginya, Jimmy beserta teman-teman Jimmy bangun dan ingin membuka pintu utama VIlla itu.Tetapi tidak bisa dibuka seperti di kunci oleh seseorang.Akhirnya Jimmy, Rendi, dan Tono mendobrak pintu itu.Tapi saat di dobrak pintu itu malah terbuka dan membuat Jimmy, Rendi, dan Tono jatuh.

    Akhirnya teman-teman Jimmy dan Jimmy keluar dari Villa itu.Lalu mereka segera mencari jalan keluar.Akhirnya mereka selamat dan dapat keluar.

    The End



    [spoiler=comment from shasha]dua cerita di atas ide ceritanya bagus untuk anak seusia kamu

    cukup bisa berimajinasi..nice~

    sayangnya tidak didukung dengan pengolahan kata yang baik

    sehingga saat dibaca, rasanya seperti bukan baca cerpen

    tapi cuma baca ide awal kamu saja

    belajar lagi ya bagaimana cara menulis cerita yang baik



    maju terus
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    penyakit > jatuh cinta > meninggal
    tema dasarnya ok, tp ntah kenapa ketika saya baca, masih blm ada rasanya
    dan jalan cerita juga terasa sangat cepat,
    blm bisa dibilang good, tp juga udah masuk kategori nice koq
    [/spoiler]
    [size=15pt]I couldn&#39;t stop[/size]<br />[size=20pt] my tears [/size][size=15pt]that [/size][size=17pt]kept falling[/size][size=15pt]..[/size]<br /><br />Because I&#39;m alone..

  7. #7
    ~Star Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    Scarface Masih Tahap Guest Scarface's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    9,898
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Tokoh utama : bola di tengah ruangan pesta

    judul :
    3 Makna Cinta

     

    hai semua. hari ini saya berada di tengah-tengah sebuah ruangan yang norak! ..oke. saya sendiri juga norak. definisi norak menurut saya adalah segala hal yang kebanyakan mengandung unsur warna range antara merah-ungu.
    dan hari ini adalah hari "merah" karena dominan warnanya merah-merah.

    oke. stop bicara soal merah. pada intinya saya sedang bosan saat ini. karena kerjaan saya hanya gantung diri di tengah ruangan yang dipenuhi oleh para muda mudi yang merayakan hari yang katanya adalah hari kasih sayang. tapi kalau ini adalah hari kasih sayang, kenapa saya digantung di sini sekarang??

    orang bilang di ayodance, kebanyakan dancer cowok sehingga dancer cewek selalu jadi rebutan. tapi kenyataannya di pesta ini, dancer cowo yang saya lihat hanya ada 3 orang. 1 orang sedang berusaha mencium ceweknya, tapi ga kesampean gara-gara ceweknya terus mengajaknya bicara, satu lagi sedang senang karena baru saja mendapatkan kembali gebetannya yang putus sebulan lalu, dan satu orang lagi sedang tebar pesona kepada para gadis yang datang di pesta ini.

    karena saya hanya sekadar benda bulat penghias ruangan, bukan berarti bahwa saya tidak tahu apapun tentang cinta. kau mau bicara cinta denganku?

    menurut saya, cinta itu laksana apa ya.... pada intinya, bila kau sedang disenangkannya, dunia akan serasa sangat indah. tapi mendadak bisa menjadi jelek begitu kau sedang dirugikannya.

    contohnya, Shanty, cewek berbaju pink yang menggunakan sepatu boots dan rok mini berwarna hitam, sedari awal pesta selalu bicara jelek mengenai cinta.

    "cinta itu menyakitkan!"
    "jangan percaya cinta!"
    "cinta hanya dongeng!"

    namun begitu Joko, mantannya itu mendatanginya dan mengajaknya balik, "Shanty, maafkan aku, aku takkan mengulangi lagi kesalahanku yang waktu itu. kau boleh pakai caps lock sepuas hatimu."

    Shanty awalnya sih jual mahal. tapi begitu Joko merasa usahanya tidak akan membuahkan hasil dan hendak pergi, Shanty langsung menahannya pergi. alhasil, mereka berduapun kembali bersama.

    definisi cinta yang kedua menurut saya adalah cinta berlaku universal. contohnya ya.. seorang pria yang sedang menyapa para gadis di pesta. namanya Jun. kelakuannya sudah seperti James Bond saja.

    "selamat malam, nona, boleh saya tahu namanya?"
    "Rasti..."
    "salam kenal, nona Rasti" kemudian Jun mengecup tangan Rasti yang segera menarik tangannya cepat-cepat dari Jun. barangkali karena merasa risih.
    Jun memang seorang playboy gagal. dia selalu merayu cewek, tapi sebenarnya ia seorang yang sangat kaku.
    "boleh minta nomer hapenya?" tanya Jun.
    "ng... maaf, hp saya kecopetan di bis..." kata Rasti.
    "wah sayang sekali. baiklah ini nomer hp saya. ntar malem telpon yah" kata Jun sambil menyerahkan sebuah nomer pada Rasti.
    "hehe... iyah" kata Rasti. tapi begitu Jun pergi, Rasti segera pergi menghampiri temannya, Edo.
    "Do. mau nomer hp cewe cakep ga?"
    Edo bersemangat. "wah boleh."
    dan Rasti menyerahkan nomer hp Jun pada Edo.

    dilain tempat, Jun celingukan. lagaknya seperti seorang agen rahasia yang sedang menyusup di sebuah pesta untuk mencari ruangan master untuk mengambil dokumen rahasia. ketika dilihatnya Rasti tidak ada dalam pandangan, ia segera menghampiri cewek cakep lainnya. ia muncul dengan bunga yang baru dipetiknya di taman.
    "selamat malam nona.." katanya.
    rupanya sapaannya itu mengagetkan si nona sehingga nona itu tidak sengaja menyiram minumannya ke pakaian Jun.
    "ah, maaf, aku ceroboh sekali." kata nona cantik itu.
    "oh, tidak apa-apa. gampang kering kok. nona cantik sekali, aku ingin memberi nona bunga ini..."
    nona itu merasa jijik. "aduh... ini kan bunga melati..."
    "iya. anda mewakili bunga ini." kata Jun.
    "tapi... bunga melati kan untuk melayat..."

    Jun tidak memperdulikannya. "senang anda menyukainya, nona. boleh saya minta nomer hp anda?"
    "euh.... 08157984324" katanya.
    Jun senang sekali. ia buru-buru mencatatnya dalam hpnya. "ok. nama anda siapa?"
    "nama saya Tiwi." kata Gina.
    "senang bertemu anda, Tiwi... sungguh nama yang bagus sekali.. anda tau buah kiwi? buah tersebut rasanya manis sekali seperti buah durian." kata Jun.

    Gina merasa risih. akhirnya ia mantap dan yakin sekali bahwa orang yang sedang berkenalan dengannya ini pasti syarafnya sedang ada gangguan, atau terlahir abnormal.
    Jun bicara panjang lebar mengenai pengalamannya makan buah kiwi yang menurutnya berasal dari Jepang. Tiwi mendengarkannya sambil dalam hati berharap ada yang menyelamatkannya dari kebosanan dan ketidak nyamanan ini. setelah puas bicara, Jun pun undur diri.

    setelah Jun pergi, Gina baru sadar bahwa kedua teman yang tadi bicara dengannya, kabur meninggalkannya berduaan dengan Jun. dan ia pun marah-marah pada kedua temannya itu. "teganya kalian meninggalkanku!"
    "kami takut dia menanyai kami juga!" kata kedua temannya itu.
    "tapi kenapa kau memberikan nomer ponsel ayahmu pada mereka? bukannya ayahmu sedang perang di Gaza?" tanya seorang temannya.
    "biar dibedil!" jawab Gina.

    hingga akhirnya Jun mengajak DJ yang bertugas dalam pesta itu untuk berkenalan. "permisi boleh kenalan?"
    tentu saja DJ itu tidak menggubrisnya. karena ia sedang asik main musik.
    tapi Jun pantang menyerah. "permisi boleh kenalan?"
    DJ tetap asik dengan musiknya.
    akhirnya Jun mencolek-colek si DJ untuk berkenalan. DJ pun menoleh padanya. "??"
    Jun mengembangkan senyum terindahnya untuk si DJ. "ah... baru kali ini kulihat tatapan mata seindah itu... alunan musikmu sangat indah, seindah hatimu. tatapan matamu seindah lautan antartika, i****an aku untuk mencatat nomer hpmu..."
    si DJ lalu berkata "tunggu giliran ya. banyak yang request soalnya."

    Jun tertegun. kemudian seorang gadis menjauhkan Jun dari DJ tersebut sambil berkata "sudah ga usah bicara dengannya. dia itu budek."

    Jun kemudian diinterogasi oleh wanita itu. "sini KTPmu."
    Jun keheranan "mau apa?"
    "SINI!!" kata wanita itu.
    Jun pun menyerahkan KTP nya pada wanita itu.
    "Junaedi Parijun. 28 tahun, bujang. kau datang ke sini atas undangan siapa?" tanya wanita itu.
    Jun salah tingkah. ia merasa risih nama aslinya disebut-sebut. untuk selanjutnya, Jun akan menghabiskan malam valentine dengan diinterogasi oleh wanita cantik sang penyelenggara pesta.

    definisi terakhir mengenai pesta menurut saya, adalah, menyatukan perbedaan. sungguh mengagumkan bila pasangan yang begitu berbeda paham, bisa saling bertahan, saling dukung, dan saling menyayangi.

    contohnya adalah dua orang yang sedang mojok di pesta ini. walau sebenarnya mereka bukan sedang mojok, berhubung, pacarannya di tengah-tengah ruangan.

    Rudi adalah seorang musikus, vokalis sebuah band, dan dia sangat ekspresif. hobinya adalah main game dan bersenang-senang.
    sementara itu Wati adalah seorang akuntan, tidak suka musik, seumur hidup selalu berurusan dengan angka, tabel, buta game, dan yang mengagumkan, ia mampu membaca kamus ensiklopedia yang isinya tulisan semua, kecil-kecil seasik dengan membaca manga.

    saat Wati bangun pada jam 6 pagi dan tidur jam 10 malam, Rudi bangun pada jam 6 sore dan tidur pada jam 10 pagi.
    saat Wati bekerja di kantor, Rudi asik ngeband dengan teman-temannya.
    setiap kali berduaan, yang ada dalam pikiran Wati adalah membicarakan tabel keuangan dan cara mengurus keuangan. sementara itu Rudi selalu berusaha untuk mencumbunya.

    seperti saat ini..
    "Eh, Rudi, tau tidak?
    Pajak merupakan Iuran masyarakat kepada pemerintah yang pembayarannya dapat dipaksakan. Karena dapat dipaksakan ini sering petugas pajak berlaku sewenang-wenang dalam menjalankan tugasnya. Hal ini juga dipicu oleh banyaknya wajib pajak yang tidak memenuhui kewajibannyanya sebagaimana mestinya serta kekeliruan dalam mencatat transaksi, khususnya yang berhubungan dengan pajak. Pemungutan pajak berdasarkan undang-undang dan berpihak kepada kepentingan pemerintah. Banyak pengusaha menilai undang-undang dan pertauran perpajakan tidak kondusif..."

    dan jawaban Rudi adalah "iya sayang..."
    sambil berusaha mencium bibir Wati yang selalu komat-kamit bicara mengenai keuangan. bukannya menolak Rudi. tapi Wati benar-benar tidak tahu maksud Rudi terhadapnya. ia hanya terus berbicara :
    "pencatatan untuk peredaran yg dijadikan pedoman untuk perhitungan normanya, ternyata harus dilihat dulu loh, apakah perdagangan retail asesoris hp tsb di 1 tempat atau tersebar di beberapa tempat (mempunyai banyak gerai), bila mempunyai banyak gerai harus melapor sebagai OPPT (orang pribadi pengusaha tertentu) menurut (KEP-171/PJ./2002). dan penghitungan normanya utk angsuran PPh pasal 25 dihitung sebesar 2% dari jumlah peredaran (omzet) perbulan dari masing2 toko (pasal 25 ayat 9 UU PPh jo KMK No.84/KMK.03/2002 jo KEP-171/PJ./2002 jo. SE-14/PJ.41/2002)"

    "oh begitu ya sayang...?" dan Rudi hanya mendengarnya sambil lalu, terus berusaha mencium Wati.

    demikianlah arti valentine menurut saya. cinta itu dapat mempengaruhi suasana hatimu, cinta itu berlaku universal, dan cinta dapat menyatukan perbedaan terbesar sekalipun.

    temukanlah cintamu, carilah dengan sabar, sayangi dia dengan toleransi dan kesabaran seluas samudra dan kasih sedalam palung laut Karibia.

    Happy Valentine's Day!


    maaf kalau jayus

    [spoiler=comment from shasha]hmm... pemilihan tokoh utamanya nda disangka.. lampu...

    ceritanya cukup menarik... unsur lucunya ada

    tapi agak kaku ya...rasanya spt baca koran...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    ide awal bagus
    tapi lama kelamaan jadi bingung bahas apa..
    walau demikian story nya agak asing untuk dibaca dan dipahami
    butuh pemahaman yang tinggi untuk membaca ctory ini
    [/spoiler]
    It’s a scar.It can’t be healed
    Dream, give me signs | turn back the clock | give me some time | I need to break up | make new name | it's brand new day

  8. #8
    ~Star Poster~
    is a proud VIP until whenever...
     
     
    Jez Masih Tahap Guest Jez's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    Seoul, South Korea
    Posts
    9,424
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Tokoh utama :
    Cowo : Pablo, Cewe : Bella :couple yang ampir ciuman ntu..
    Rosy /Rosalie : cwe yang ampir mewek ntu.
    Tokoh yang laen :
    Mc : baju putih yang ditengah
    Temen kampus Vera n Pablo : yang ada dpinggir n dbelakang itu..
    Vera :cewe yang ngedance disebelah Rosy
    Eko : cowo yang pake baju javanilla..

    Let the story begins..
     
    Playboy Valentine Story
    Hai,gw Pablo.Play Boy jempolan dkampus..hehehe..check this out.
    _________________________________________________
    “Say,besok kan Valentine’s Day,kita mau kemana nih?” Rosalie lagi asik manja manja sama gw,tapi..
    ...bodohnya kamu menerima cintaku..Tak sad....
    “Ups,HPku bunyi,bentar ya say.” Gw pun kaget Hpna bergeter ria..
    ...Joko is calling ...
    “Siapa yang telpon? biar aku aja yang angkat!” HP gw direbut seketika sama si Rosalie.
    “Yank~,besok jadi k acara valentine itu kan?” Terdengar suara cewek manja nan amit amit dari seberang sana.
    “What the....” Rosalie langsung memutuskan telponnya dan bangkit berdiri dari kursi taman.
    “OH!gini ya caranya kamu?Ngeduain aku?!Iya gitu cara kamu?!Nama cewekmu kok jelek banget?masa JOKO?!” Rosalie mencak mencak,gw kaget setengah mampus dtreiakin begitu.
    PLAK!!
    “KITA PUTUS!” Tamparan Rosalie mendarat mulus di pipi gw, sakitnya mantap bo.
    “Bah,apes gw,udah ketauan selingkuh,putus,dgampar pula.” Sambil mengelus pipi gw dan menatap Rosalie yang telah menjauh dari taman.
    ***
    Keesokkan harinya,ketika hari valentine tiba.
    Dikampus Pablo..
    “Papiii~~,hari ini valentine kemana loe?Sama si Rosy,ato si Bella?” Gw dikampus emang dipanggil papi,katanya nama gw gak bisa dikasi nickname yang keren dikit..kurang ajar emang tuh anak anak pada..
    “ARGH..loe jangan ingetin gw ama si Rosy lagi deh!Gondok gw.” Malay ah!Rosy lagi dia lagi dia lagi.
    “Eh bro,nape loe?Diputsin yah?wakakaka.” Sialan si dodol Eko malah ketawa.
    “Diem loe,bete gw,kemaren si Bella nelpon pas gw lagi jalan ama Rosy,dia jambret HP gw pula,tamat lah.” Akhirnya gw crita juga ke si Eko yang lola(loading lambat) tp jd BFF gw dr SMA ntu.
    “Bah,bencana apa pula yang menimpa kaw.” Eko kumat deh jayusnya.Gak tau orang lagi bete apa.
    “Auk ah bete.gw mo ke kantin.”
    “Jeh ngambek.beta ikut papi~~”
    ***
    Sore hari nya,Di kos kos an Pablo.
    “Duh,bagusnya gw pake baju apa ya?”
    You’re Invited

    Place : Novotel Hotel, Grand Ballroom,7th floor.
    Time : Saturday,14 February 2009 19.00 – finish
    Dress Code : Casual or Semi-Formal (Boy And Girls)
    Well guys! Your Present will be a cheerful gift for us tonight.
    Finally Happy Valentine’s Day and let’s come to the party!
    “Hmm,casual aja deh.” Gw pun akhirnya ngambil kaos putih celana jeans,and topi biar makin stylish..wekeke.
    “Kira kira si Bella dah siap belom ya?”
    ...Calling JOKO....
    “Halo bebeh,kamu dah siap?oh udah?Sip aku jalan sekarang yah.”
    ***
    Di Grand Ballroom Novotel Mangga Dua Square..
    “Yeah Ladies and Gentlemen, we’re here to have our lovely Valentine’s Party. And I’m Chris as the MC, in a moment the lamp would be turn off, so be ready guys, make your positions your dance with your couple. In three, two, one...Music~”
    Setelah Mc na komat kamit sok inggris,akhirnya lampunya dimatiin,and lagu Valentine’s Dance Tango pun melantun lembut.
    “Bell,kok kita bisa kembaran yah?sama sama pake topi kaos n jeans.Emang sehati nih kita..”
    “Ah,iya juga ya,kok bisa pas banget.”
    “Kamu cantik deh malem ini.Biasanya aja udah cantik hari ini tambah cantik..” Kayaknya bentar lagi ada yang kelepek kelepek gw gomblain..
    “Ah kamu bisa aja.” Tuh kan! Apa kata gw,Pablo gitu loh,playboy jempolan dkampus..
    Pelan tapi pasti,Bella deketin mukanya ke muka gw.Wah,nih cewek boleh juga..Tapi,sebelom adegan so sweet nya mulai..
    ...KLIK...
    Ups! Lampunya dah dnyalain, posisi gw masih membeku sama si Bella,pas dia buka mata,ternyata semua orang druangan ngeliatin kita,dan oow..
    “Hmm, ini nih si playboy kita,itu yah selingkuhan kamu yang namanya JOKO?” Rosy mata nya dah berkaca kaca tapi masi aja bisa ngebentak bentak gw.
    “HEH! Loe sapa?Sok sok ngatain cowok gw playboy?and satu lagi nama gw bukan JOKO!Siapa sih dia say?” Bella ngamuk,tapi masi nempel ama gw.
    “emmm,dia...” Gw bingung mau jawab apa.
    “Dia mantan gw,yang baru gw putusin kemaren,abis loe nelpon itu.” Oow,firasat gw buruk neh.
    “APA?yang dia bilang tadi itu bener?Kamu..Kamu gak duain aku kan?”
    “engg...” Ah speechless lah gw..malu gila diliatin orang.
    “HAHAHAHA..PLAYBOY KITA SPEECHLES,MANA KALIMAT GOMBAL LOE?ABIS?KASIAN..BARU TAU YAH WAHAI NONA JOKO YANG MANIS DIA DUAIN LOE?”
    PLAK~~!! Makjang!tamparannya mantap..
    “ups!sakit ya? Duh sakitnya sampe kesini loh.TAPI ITU EMANG PANTES BUAT PLAYBOY KAYAK LOE!” Sialan! si Rosy masi aja bisa ngeledek gw,aduh mana mantap pula tamparannya..
    Bella lari keluar dari ballroom,ah gw ngbrit juga deh..
    “HAHAHAHAHAHAHAHA!!!” Satu ballroom ngetawain gw..bodo ah yang penting lariii~~
    ***
    Di kampus keesokan harinya..
    Ada apaan sih di bulbo rame amat..

    Playboy Jempolan Kampus Kita Ditampar Cewek

    “What the..” Headline bulbo ternyata,ada foto gw ama si Bella waktu lampunya baru dnyalain,and ada adegan pas gw dtampar Rosy.Wah,aib bener!
    “Wow,orangnya ada dibelakang,cabut yok.” Ada orang nyeletuk seenak jidat.
    “Yuk ah,dadah playboy kabel~.” Ada lagi yang sautin.
    “ARGHH~~..SAPA SIH YANG MASANG GINIAN?”
    “Wow!Ada yang ngamuk disini,kasian,aibmu udah kebuka yah?Haha.Makanya tobat,udah cukup banyak orang yang kamu sakitin.And itu Hadiah Valentine buat kamu dari aku.” Tiba tiba vera muncul sambil tertawa dan menunjuk bulbo kampus,lalu pergi sebelom gw sempet ngomong apa apa.
    "Hai papi sayang.Kaw kenapa lage seh bete lagi?" Tiba tiba Eko nongol dari belakang..
    "Liat aja tuh,dah ah bete,ke kelas deh gw."
    "Aw aw,ada kaw disini papi,and SEE!You're in the bulbo headline..AMAZING!" Eko malah heboh.
    "What ever." Gw pun pergi ke kelas ninggalin Eko.
    "CIEEE..INI DIA PLAYBOY KITA~~!!" Tiba tiba,anak kelas pada nyorakin gw pas msk kelas..
    "What a bad day..This is must a cursed for a playboy like you.ckckck." Vera lagi Vera lagi.Kabur aja dah gw.
    "Whew!Where is my papi?" Eko dateng lagi sok panik gitu nyariin gw,dah jelas jelas gw dipojok kelas,plus laci meja yang penuh surat yang isinya..
    Happy Valentine My Playboy~!

    Sorry kalo gak lucu and jayus..


    [spoiler=comment from shasha]nice story...

    tapi...

    BERANTAKAN!!

    Susunan paragraf dan penulisan nda rapih bikin pusing

    Meski ceritamu cukup bagus dan menarik, tapi orang bakalan pindah ke cerita berikutnya krn pusing

    ayo belajar lebih rapi lagi
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    nice
    lucu sih, tp sepakat sama shasha untuk bagian berantakannya ^^a
    belajar merapikan paragraf yaa
    [/spoiler]
    high high i'm so high high high up in the sky ~ ♫♪
    high high i'm so high fly fly touch the sky ~ ♪♫ ♪

  9. #9
    ~Pro Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    *~[ s.T.a.R ]~* Masih Tahap Guest *~[ s.T.a.R ]~*'s Avatar
    Join Date
    Dec 2008
    Posts
    924
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

     

    Kisah Cinta Saat Valentine Party

    Di suatu tempat ada seorang cewek sedang berpesta bersama teman-temannya. Pesta itu adalah Pesta karena hari Valentine. Cewek itu bernama Hanna. Kali ini Hanna memakai baju berwarna ungu dan bertopi. Padahal dia tidak suka memakai pakaian seperti itu.
    Saat sedang menikmati pesta, secara tak sengaja Hanna menabrak seorang cowok...

    "Aduh sakit..!! Bisakah kamu lebih hati-hati..??" teriak Hanna sambil mengelus kepalanya yang sakit.
    "Padahal kamu sendiri yang menabrak aku, kenapa malah kamu yang marah..?!" cowok itu membalas teriakan Hanna.

    Lalu mereka saling memandang. Hanna melihat cowok itu memakai baju putih serta topi jg, dan tiba-tiba mereka sama-sama kaget.

    "Kamu Rio..?? Kenapa bisa disini..??" tanya Hanna kepada cowok yang bernama Rio tersebut.
    "Hanna..?? Aku disini kan di undang teman aku." jawab Rio.
    "Teman kamu..?? Siapa tuh..??"
    "Itu yang memakai jas putih, si Budi. Kamu sendiri kenapa bisa disini..??"
    "Aku kan teman dia juga."

    Selama beberapa saat mereka tak saling berbicara. Rio iseng-iseng ingin melihat wajah Hanna dan ia melihat bahwa Hanna sedang kesal.

    "Huff, lebih baik aku ambilkan kue untuk dia." pikir Rio lalu berjalan mengambil kue.
    "Rio ngapain pergi..?? Dasar..!!!" teriak Hanna dalam hati saat melihat Rio pergi.

    Saat Rio ingin kembali ke tempat Hanna, secara tak sengaja Rio tersandung oleh kaki Budi dan ia terjatuh. Kue yang ia bawa itu terlempar dan jatuh di baju Hanna. Melihat hal itu, Rio segera menemui Hanna dan meminta maaf.

    "Han, maafkan aku.. Aku nggak sengaja tadi." mohon Rio kepada Hanna.
    "Ah, tiada maaf bagimu Rio..!!! Kamu sudah membuat aku malu di sini..!!!" teriak Hanna sekeras mungkin.
    "Ada apa nih..?? Kenapa kamu dengan Rio bisa saling kenal..??" tanya Budi tiba-tiba kepada Hanna.
    "Rio itu mantan aku..!! Dan dia tadi menjatuhkan kue dan mengenai bajuku..!! Sekarang aku nggak bisa melanjutkan pesta." jelas Hanna hampir menangis.
    "Wow.. Jadi Hanna ini adalah cewek yang selalu kamu bicarain sama aku itu ya..?? Dan kamu masih cinta sama Hanna kan Rio..??"

    Mendengar hal itu Hanna terdiam. Rio pun juga terdiam. Tiba-tiba Rio berkata,

    "Hanna, maukah kamu menjadi pacarku kembali..?? Aku sungguh masih mencintaimu. Aku nggak bisa lepas dari kamu, Han. Walau kita udah 2 bulan berpisah, tetapi cinta aku masih untukmu."
    "Aku juga sebenarnya masih sayang kamu Rio. Dan aku terima itu."


    Semua orang yang ada di pesta itu menyaksikan hal itu. Sekelompok cewek yang ada di sebelah kanan bertepuk tangan. Sedangkan cewek yang ada di samping cewek berbaju putih terlihat sedih. Cewek yang sedih itu bernama Caroline. Dia sedih karena sebenarnya ia menyukai Rio dan saat melihat 2 insan yang menyatu kembali itu sungguh remuk rasa hatinya."

    "Aku sakit hati melihat ini..!!" kata Caroline kepada cewek berbaju putih di sebelahnya.
    "Kalau hati kamu sakit, bawa ke dokter lah." balas cewek berbaju putih itu kepada Caroline.
    "Dasar *piip*..!!" teriak Caroline dalam hati kepada cewek itu.

    The End


    Huff ~

    otak q capek mkirin jalan critanya...

    kalo gk bgus mhon di maklumi and kalo gk lucu jg mhon d maklumi
    soalnya aq msih pemula dlm membuat cerita

    [spoiler=comment from shasha]untuk pemula, ceritamu cukup menarik

    cuma memang kurang matang saja olahnya

    bagian klimaks yang paling penting lewat begitu saja... jadi kurang asik

    belajar lagi yah.. cukup ada bakat, diasah terus!
    [/spoiler]


    [spoiler=comment from Chip™]

    setelah membacanya, kesan yang timbul : biasa ajah, standar, sama seperti yang lain
    ada kesan seperti kehabisan ide,
    walau nda secara langsung sih kelihtannya
    berjuang terus yah membuat karya nya ^^
    [/spoiler]


  10. #10
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    LadyCanna Masih Tahap Guest LadyCanna's Avatar
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    1,766
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Tokoh Utama: DJ yg d bLkg itu Loh....wkwkwkwk~


     


    Malam ini Audition Club & Lounge lebih ramai dari biasanya. Dan setelah Alice pikir-pikir lagi…Ah ya, hari ini tanggal 14 Februari. Valentine. Hari kasih sayang. Yah, sebutlah apa saja nama yang cocok untuk itu. Sebenarnya mau ramai atau tidak, sama sekali tidak ada pengaruhnya pada Alice, toh tugasnya hanya memainkan lagu-lagu dance dibalik turntable di pojokan Club, kemudian dibayar oleh sang pemilik Club. Tapi ada yang membuat Alice jadi risih. Pertama, kebanyakan tamu datang berpasang-pasangan. Kedua, Alice harus memainkan lagu yang…cozy ? penuh cinta ? apapunlah. Pokoknya lagu yang cocok di hari penuh lovean ini. Padahal Alice kan baru putus dari Frans 2 hari yang lalu. Huh…Menyebalkan. Seluruh dunia tidak ada yang mengerti perasaan Alice hari ini. Emm...Mungkin kecuali segerombolan cewek-cewek yang sibuk meneriaki Ren di dance floor yah, sepertinya mereka semua jomblo.

    Alice memakai headsetnya, kemudian memutar lagu-lagu MC Mong. Terlihat bayak sekali pasangan dilantai dansa –dan sekali lagi, Ren dan segerombolan cewek-cewek pemujanya– menghentakkan kaki mengikuti irama lagu yang cozy ini. Aih...”I Love You, Oh Thank You”...Romantis yah judulnya. Waktu Frans nembak Alice dulu lagunya juga ini. Nah lo Alice, Nah lo...Teringat Frans lagi deh. Tanpa disadari air mata jatuh dari bola matanya. Ya, Alice sebenarnya masih sayang Frans, sayang, hubungan mereka *****hir hanya karena masalah sepele: SPR – Salah Potong Rambut. Rambut Frans yang imut, mirip-mirip gaya Boy Band dipotong habis cepak sama sang bencong salon, membuat Alice mentertawainya terbahak-bahak. Dan yang lebih mengenaskan, saat itu Frans sedang bad mood, sehingga Alice pun diputuskan ditempat. Sampai sekarang Frans belum pernah menghubungi Alice lagi. Ah, sudahlah, lupakan Frans.

    Di lantai dansa, cewek-cewek pemuja Ren makin heboh. Oh, tentu...Si pembuat masalah kini mengadakan lomba dadakan ”Best Dancing Couple” dengan lagu seadanya. Dan kini, 2 pasangan yang tersisa masih menari di lantai dansa. Ren si langganan setia, bintang utama Audition Club & Lounge, berteriak pada Alice ”Heeeyy! Lagunya habis! Ayo putar piringan yang lain!!”. Alice yang sedang menghapus air mata buru-buru memindahkan piringan yang ada ditumpukan paling atas ke turntable. Sebenarnya, Alice merasa agak aneh karena piringan itu terasa asing baginya. Sayangnya, lagunya tidak terasa asing. Alice baru saja menyetel piringan berisi lagu berbahasa Padang. Seluruh Club terpana, terutama Ren. Alice terbengong sesaat, kemudian mengobrak-abrik tumpukan piringan – rencananya. Tapi disana tak ada satupun piringan. Alice makin bingung, kemana piringan yang telah ia siapkan?? "Haduh...Mati gue..."

    Di tengah kebingungan, muncul suara pria yang Alice kenal: Frans. Dan suara itu meneriakkan suatu hal yg absurd, “Ayooo! Couple yang bisa menari dengan baik di lagu ini akan mendapatkan voucher gratis masuk Lounge selama 1 Bulan!”. Alice terbengong memandangi Frans, tapi Ren keburu bersemangat mengadakan lomba-nari-absurd itu. Alice pun larut dalam scenario menyelamatkan diri. Dan akhirnya lagu *****hir, dipilihlah pemenang diantara 2 couple tersisa. Sesuai janji, Frans menghadiahi mereka voucher. Setelah menyerahkan voucher, Frans menghampiri Alice kemudian mengajak biacara dibelakang.

    Sesuai dugaan, Frans yang menyembunyikan piringan Alice. Katanya, ini untuk mengerjai Alice di hari kasih sayang ini. Frans kemudian merogoh sakunya dan menyerahkan kotak kecil pada Alice, dan dibuka, dan isinya cincin kembar. “Bingo! Kena kau…Hahahaha…Kau kira aku akan benar-benar memutuskan mu apa? Aku Cuma becanda kaliii…itu aku lakukan untuk mempersiapkan rencana terhebatku hari ini…Uhuy~ Hebatkan?” . Alice terpaku, kemudian menitikkan air mata. Dipeluknya Frans dengan erat, dan dicubit-cubitnya sampai babak belur. Yah, setidaknya kisah Alice hari ini *****hir dengan indah kan?


    [spoiler=comment from shasha]idenya bagus... balikan...

    tapi koq... DATAR??
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    ide yang menarik
    sayang akhirnya jd ga berasa
    lain kali, coba buat ending yg lebih berasa dan kena untuk orang lain
    overall : lumayan lah
    [/spoiler]
    [font=optima][color=hotpink][size=11pt]Yang penting itu PROSESnya, bukan HASILnya.[/size]<br />—P. L. M. tanpa perubahan apapun.<br />[hr][font=georgia]iWaw (c) [b]Argento

  11. #11
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    Kamezou Calon Terkenal di Forum Kamezou Calon Terkenal di Forum Kamezou's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    2,520
    Post Thanks / Like
    Achievements
    Awards

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Tokoh yang digunakan:Pasangan yang selalu bertengkar tapi sebenarnya saling menyayangi
    (pasangan yg di sebelah kiri)
     
    Kevin dan Sally sudah 5 tahun pacaran.Tetapi mereka sering bertengkar.Meski sering bertengkar,mereka saling menyayangi.Mereka sering bertengkar karena orang tua mereka saling bermusuhan.Jadi mereka terpaksa pura-pura bertengkar.Diam-diam mereka sering bertemu di suatu tempat,mereka saling bercerita tentang kesehariannya.Pada tanggal 14 Februari 2009,Sekolah mereka mengadakan lomba dansa.Kevin dan Sally mau mengikutinya,tapi mereka takut kalau ketahuan orang tuanya.Tetapi mereka tetap mau ikut,dan mereka pergi dengan memberi alasan ke orang tua mereka mau pergi ke mall.

    Saat mereka ke sekolah,mereka kaget melihat ruangan yang penuh dengan warna merah dan pink.Mereka sangat benci warna merah dan pink,saat itu Sally berkata,"Vin,mau ikut lombanya atau pulang saja?" Kevin menjawab dengan mantap,"Kita ikut lomba ini!Biarlah warna ruangan ini Merah dan Pink,anggap saja itu hati kita".Sally pun senang.Tak disangka,ternyata ada 200 pasangan!ruag gerak mereka pun sangaaaaaat sempit.Saat lomba dimulai,semua pasangan mengalami kesulitan.Sally dan Kevin pun mengalami kesalahan.Mereka terjatuh,dan tidak sengaja,Sally menendang meja yang penuh kue-kue.Semua pasangan melihat ke arah mereka dan menertawakan mereka.muka Sally dan Kevin dipenuhi dengan krim.Sally berbisik kepada Kevin,"duh,bagaimana ini?aku malu"Kevin menjawab,"cuek sajalah".Kemudian dengan terburu-buru,mereka mengelap wajah mereka.Mereka mulai berdansa.
    Mereka asyik berdansa.Tiba-tiba,orang tua mereka datang.Sally dan Kevin panik.Ayah Sally berkata,"Sally!kenapa kamu berdansa dengan dia??!!bukankah ayah sudah melarangmu berpacaran dengan dia??!!"Sally tidak berkata apapun.Ayah Sally tambah marah.Ia menampar Kevin.Ayah Kevin pun berkata,"kenapa kamu menampar anakku??!!"Ayah Sally menjawab dengan kesal,"karena dia mengajak anak perempuan kesayanganku berdansa!!"tiba-tiba Sally berkata"Ayah,akulah yang meu berdansa dengan Kevin,aku menyukainya dan aku ingin terus bersamanya"Kevin pun berkata"Ayah,ibu,om,tante,sebenarnya aku menyintai Sally,dan tak akan memberikan Sally pada siapa pun.Aku sangat sangat sangaaaaaaaat menyintai Sally"Ibu Sally pun berkata"Sudahlah Pa,Kita izinkan saja Sally dengan Kevin,dulu kita juga beginikan?kata mama Sally dengan lmbut.Ibu Kevin pun juga berkata,"Pi,izinkanlah Kevin dengan Sally.Jadi teringat masa lalu ya!"Setelah ibu Kevin mengatakan itu,orang tua Kevin dan Sally tertawa.
    Ternyata mereka dulu juga seperti Anaknya.Kemudian orang tua Sally dan Kevin pun merestui hubungan mereka.Mereka sangat senang.Mereka pun kembali berdansa,sebelum berdansa,Kevin meminta maaf atas kekacauan barusan.Akhirnya saat Kepala Sekolah mengumumkan pemenangnya.Semua pasangan geregetan.Dan ternyata pemenangnya adalah Kevin dn Sally.Mereka sangat senang.Bagi mereka,hari itu adalah hari keberuntungan mereka.

    NB:Postnya si -M i n T- itu bkn aku yg post lho
    skrg itu punya tmenku

    [spoiler=comment from shasha]ide cerita cukup menarik

    tapi lagi2 dibawakan dengan DATAR, berantakan dan terburu-buru...

    jadi kurang enak dinikmati...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    seperti yang lainnya,
    dikerjakan dengan tergesa - gesa,
    sampai lupa apa yang ingin diceritakan
    cerita terlalu kilat, dan serba tiba - tiba
    [/spoiler]
    mencoba beradaptasi dgn forum yang sekarang ('____' )

  12. #12
    ~Grand Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    LorenorZorro Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    6,140
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Ghost versi Zoro

     

    hari itu Swan mengadakan pesta valentine di rumahnya. tentu saja tujuan utamanya adalah untuk mempererat keakraban diantara kawan-kawan pria dan wanitanya. Swan menggenakan pakaian putih-putih, dan menata rambutnya dengan menggunakan gel. ia keren sekali hari itu.

    "sudah, kudesain ruangan pesta sementarik mungkin. sehingga kau bisa lebih mudah untuk mengungkapkan perasaanmu pada gebetanmu itu." kata Swan pada Hardy.

    "oke. sip Swan. sudah lama sekali aku menanti saat-saat seperti ini." kata Hardy.

    "sebaiknya jangan buang waktu lagi. cepat kau jemput dia sebelum terjebak macet. oke, semoga berhasil" kata Swan.

    Hardy pun segera berangkat untuk menjemput Jojo, calon kekasihnya. setelah sahabatnya, Peter, meninggal dunia sekitar 2 bulan lalu, jalannya untuk mendekati Jojo semakin terbuka lebar.

    hal ini dikarenakan Hardy bisa melihat hantu Peter.

    rupanya setelah meninggal, ada sebuah urusan yang selama ini masih dipendam Peter, belum terselesaikan. sungguh sulit menjadi hantu, tak ada yang mau mendengarmu bicara, tak ada yang melihatmu, tak ada yang mengerti apa yang hendak kau sampaikan. kau tak bisa menyentuh, meraba, hanya bisa melihat. namun barangkali karena Hardy dan Peter adalah sahabat dekat, maka Hardy bisa melihat hantu Peter.

    Peter ternyata sangat pandai mendekati cewek. berkat tips-tips darinya, Hardy yang telah 5 tahun mendekati Jojo, tapi tidak berhasil juga, kini menjadi dekat dengan Jojo, hanya dalam waktu 2 bulan.

    "akhirnya kau bisa mendapatkan kesempatan yang kau nanti-nantikan juga, Hardy." kata Peter, senang.
    Hardy mengangguk. "Jojo wanita idamanku. dia cantik luar dalam, baik hati, ramah tamah, dan cerdas. ia akan menjadi ibu yang baik bagi anak-anakku. sejak awal, aku serius sekali padanya. bahkan sejak bertemu dia, aku sudah menabung demi membeli cincin untuknya. aku sudah merencanakan dengan baik, nanti kita akan memiliki 2 anak saja."
    Peter menjawab dengan bosan "ya, ya... kau sudah sering mengatakan itu padaku."

    Hardy terus membicarakan hal mengenai masa depan bersama Jojo. Peter selalu menanggapinya dengan bosan. tapi kemudian ia tersenyum senang. "pasti Jojo akan bahagia"
    Hardy mengangguk. "tenang saja. setelah aku berhasil mendapatkan Jojo, aku akan menepati janjiku, membantumu menyelesaikan urusanmu yang belum selesai di dunia ini."

    setelah sampai di rumah Jojo, rupanya ia sedang mandi. Hardy menungguinya dengan sabar. ada setengah jam lamanya, Jojo bersiap-siap. tak ada Peter, tak ada yang bisa diajak berbicara, Hardy benar-benar sendirian. tapi ia tetap sabar dan tidak terlihat bosan.

    akhirnya yang dinanti datang juga. Jojo berdandan dengan rapih. ia tidak berusaha tampil istimewa, akan tetapi dimata Hardy, ia tampak sangat cantik.
    "apa yang kau lihat?" tanya Jojo.
    Hardy pun segera tersipu. "ah, tidak.. kau cantik sekali malam ini.."
    Jojo tersenyum kecil. "terima kasih.."
    Hardy pun pamit pada orangtua Jojo dengan sopan. kedua orangtuanya juga tampaknya menyukai Hardy, pemuda yang mapan dan sopan itu.

    di dalam mobil, Peter yang tadi duduk di depan, kemudian pindah ke belakang. tak ada yang bisa melihatnya, kecuali Hardy. tempat duduk Peter kini di duduki Jojo yang duduk di sebelah Hardy.
    "eh, coba dengerin deh." Hardy kemudian menyetel sebuah lagu.

    mengalunlah lagu "Can't Smile Without You" oleh Barry Manillow.
    mendengar lagu itu, Jojo bereaksi. ia tampak terkejut, kemudian mendesah. ia memalingkan wajahnya kepada pemandangan diluar mobil.

    Hardy kebingungan. "kau... tidak suka lagunya?"
    Jojo menggeleng dan menjawab pesimis. "...suka.."
    namun tak lama, Jojo tampak seperti akan hampir menangis. "tolong ganti lagu lain saja."

    Hardy pun mengganti lagunya. gara-gara lagu itu, suasana menjadi dingin diantara mereka. saat mereka terjebak macet di jalan, Hardy pun menyempatkan diri memperhatikan Jojo. dan ia menyadari bahwa daritadi Jojo seperti beberapa kali meliriki kaca spion.

    Hardy ikutan menoleh ke belakang. "ada apa di belakang?"
    Jojo tampak serius. "entahlah...aku merasa aneh saja.."
    Hardy menatap Peter. Peter angkat bahu. "ada mobil ngikutin, kali?"
    Hardy pun meneruskan omonga Peter pada Jojo. "barangkali ada mobil yang searah dengan kita."
    Jojo tidak menjawab.

    Jojo dulu riang gembira. ia, Hardy dan Peter adalah sekawan. namun tentu saja, Hardy yang lebih akrab dengannya. Peter pendiam dan pemalu. ia seorang pengamat dan tidak terlalu ekspresif. setiap kali Jojo hendak mendekatinya dan mengajaknya bicara, Peter mencari alasan untuk pergi. dan selain itu Jojo pun juga lebih sering mengobrol dan berkomunikasi dengan Hardy daripada Peter. akan tetapi sejak 6 bulan lalu, Jojo menjadi semakin muram. barangkali karena kematian a***** Pekingnya yang sudah berusia 3 tahun.

    akhirnya mereka sampai juga di pesta Swan. Swan segera menyambut mereka. "selamat datang! sayang sekali Peter tidak ada di antara kita.."
    Hardy tertawa. "aku yakin ia tetap ada diantara kita. karena ia adalah sahabat kita."
    Swan mengangguk. "seperti biasa, Hardy. kau pria yang bijak."
    kemudian setelah basa-basi sedikit, Hardy berpisah dengan Jojo.

    Swan dan Hardy telah mengatur segalanya. saat pesta memanas, Hardy mengajak Jojo yang terus termenung itu untuk melantai. tak lama, lampu-lampu meredup, dan lagu-lagu yang dimainkan DJ, dari lagu techo yang menceritakan cinta itu berubah menjadi lagu romantis yang disetel lewat CD.
    mengalunlah lagu Loving You - So Eun Lee.

    dan mereka pun berdansa dengan mesra. akan tetapi baru beberapa birama, Jojo sudah tidak enak hati dan berhenti berdansa, kembali ke beranda. Hardy menahannya. diam-diam ia memberikan kode pada Swan. Swan dan beberapa teman-teman lainnya pun segera bertindak.

    Hardy mengulur waktu untuk menahan Jojo agar tidak mendekat beranda dulu. baru setelah ada kode dari Swan, Hardy membiarkan Jojo pergi ke beranda. dari beranda, Jojo melihat ke bawah. di sana ada rangkaian bunga yang indah, dan ada tulisan "i love you"

    Jojo tampak ngeri. ia terkejut bukan main. kemudian ia memandang Hardy. "apa maksudnya?"
    Hardy bingung dengan reaksi Jojo. ia melirik pada Peter, meminta pertanggung jawaban. Peter pun tampak kebingungan.
    Hardy pun meminta maaf "maaf, aku tidak tahu kalau kau tidak suka."
    Jojo akhirnya tidak mampu menahan air matanya dan menangis. akhirnya ia bertanya. "kalau kau mencintaiku, tolong kau jawab jujur padaku. jangan bohongi aku."

    Hardy merasa sangat sedih melihat Jojo menangis. ia mengangguk. "tanyalah. aku akan jawab apa adanya."
    Jojo menjadi emosi. "dimana kau sembunyikan Peter? dimana dia? aku tahu dia tidak sekolah keluar negeri!"

    seketika, Hardy merasa ditampar keras-keras.

    teringat kembali olehnya saat ia pertama melihat hantu si Peter.
    "tolonglah. hanya kau yang bisa melihatku! aku belum bisa meninggalkan dunia ini bila urusanku itu belum selesai!" kata Peter.
    "baik, aku bantu kau. asalkan... kau mau bantu aku mendapatkan Jojo." kata Hardy.
    dan kini ia mengerti kenapa Peter bereaksi seperti itu. reaksi Peter adalah terkejut. seperti tersambar petir. dan ia juga kini mengerti kenapa pada awalnya Peter tidak mau membantu Hardy, dan terus bicara ketus, seperti sedang cemburu.

    namun setelah melihat sifat asli Hardy dan ketulusannya pada Jojo, akhirnya Peter pun luluh dan bersedia membantunya. kini ia tahu bahwa saat Peter beralibi memata-matai Jojo, sebenarnya itu hanya alibi kosong! Peter sudah tahu apa yang membuat Jojo senang, apa yang disukai Jojo, apa saja pantangan terhadap Jojo.

    dan ia juga mengerti, kenapa saat masuk rumah sakit karena tubuhnya digerogoti penyakit, Peter memohon dengan sangat pada Hardy untuk tidak memberitahukannya kepada teman mereka berdua, siapapun mereka. rupanya maksud utamanya adalah Jojo!

    Hardy menjadi putus asa. ia kemudian berkata pada Peter melalui hati. "Peter. aku akan membantumu sekarang. selesaikanlah urusanmu ini, agar kau cepat tenang."
    Peter terkejut dan membentaknya. "bicara apa kau?"
    Hardy tetap memaksa "jangan buang waktu, Peter. kau lihat gadis ini, begitu hancur dengan kebohonganmu. ia begitu khawatir padamu sejak kau masuk rumah sakit... diam-diam. kau mengerti, bukan, sakitnya memendam kesedihan diam-diam dan sendirian? kau bermaksud untuk tidak membuatnya khawatir, tapi justru malah menyakitinya."

    "Hardy! jangan bercanda! aku sudah bukan manusia lagi! aku sudah tidak berminat untuk menyelesaikan urusan awalku. urusanku kini telah berubah. aku ingin kalian jadian .. dan menikah!"
    Hardy marah. "bagiku yang terpenting di dunia ini adalah kebahagiaan Jojo! dan satu-satunya yang mampu membuatnya bahagia adalah kau! gunakan tubuhku untuk bicara dengannya. selesaikanlah urusanmu. apapun yang terjadi selanjutnya, itu adalah urusanku."

    tak lama kemudian, Hardy menggenggam kedua bahu Jojo yang sedang menangis dalam pelukannya. Hardy tersenyum padanya. ia senang sekali akhirnya bisa memandang Jojo seperti ini. saat Jojo menatap wajah Hardy, tangisnya terhenti.

    Hardy pun berkata "maafkan aku, membohongimu..aku hanya ingin kau membenciku kemudian melupakanku. setiap kali kau menghampiriku dan bicara padaku, aku merasa senang sekali. tapi aku tahu aku bukanlah pria yang akan menghabiskan masa tua bersamamu. karena aku akan mati dalam usia muda.

    kau pernah berkata bahwa aku selalu berhasil menguatkan hatimu yang bimbang..
    maka aku tak ingin kau melihatku dalam keadaan sakit. dalam keadaan lemah..
    dan aku tak ingin airmatamu jatuh ke atas batu nisanku.
    maka aku berbohong menjadi orang brengsek yang meninggalkanmu keluar negeri tanpa pamit untuk tujuan belajar.

    Jojo, aku selalu mencintaimu.
    tapi lupakan aku. Hardy sangat mencintaimu. belajarlah untuk menerima dia.
    karena hanya pada Hardy, aku merasa tenang menitipkanmu.
    selama ini, ia hanya kesulitan untuk mengenalmu,
    karena selama ini kau selalu menutup diri darinya."

    Jojo memeluk Peter yang sedang berada di dalam tubuh Hardy, penuh kerinduan, rasa sedih, dan sekaligus lega. ia ingin mengatakan sesuatu pada Peter... bukan. ia ingin mengatakan banyak hal pada Peter. sudah lama sekali ia memendam keinginan untuk dekat dengannya, membayangkan dirinya berbincang-bincang dengannya. akan tetapi Peter selalu menghindarinya.

    karena terlalu banyaknya, tak ada satupun yang keluar dari bibir Jojo. hanya tiga kata.. "aku takkan melupakanmu..."

    setelah itu Peter menghilang dari tubuh Hardy, dan Hardy kembali seperti sedia kala. Jojo belajar menerima Hardy, dan tak lama mereka menikah dan hidup bahagia. mereka tidak menamai anak mereka Peter, sekalipun memiliki 2 orang putra yang tampan.

    Jojo hanya menyimpan cintanya pada Peter dalam hatinya. sekalipun tidak pernah ia menceritakan perasaannya itu pada siapapun, termasuk Hardy. dan Hardy, tidak pernah melihat lagi hantu Peter.


    sori klo gag lucu
    karena emang ga pengen bikin cerita lucu


    [spoiler=comment from shasha]good story...

    ada bagian yg bisa bikin senyum meski ini cerita sedih


    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    nice story
    terasa alurnya maupun endingnya
    namun kepanjangan, haha
    butuh waktu yang cukup untuk mencerna kalimat per kalimat
    overall, good!!
    [/spoiler]
    Zoro has a stern,serious and distanced personality,but unlike Robin he often reacts in a goofy and exaggerated comic style due to his gruff,impatient attitude.Zoro has the highest intuition among the other crews,despite his poor sense of direction

  13. #13
    ~Senior Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    --cHiBi_No_iNu-- Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    367
    Post Thanks / Like

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Tokoh utama : bantal love di bangku .

     
    Hai. Kenalkan, orang – orang biasanya memanggilku Cinta. Aku berbentuk seperti oval dengan dua lengkungan di bagian atas tubuhku dan lancip di bawah di antara dua oval tersebut. Aku biasanya di gunakan untuk mengungkapkan rasa sayang kepada orang lain. Aku biasanya di masukkan ke dalam sebuah kotak atau bungkusan dengan hiasan bunga. Tak ketinggalan juga coklat yang manis berada di atasku.
    Hari itu, aku terdampar di sebuah kota bernama Audition Ayodance. Di sini, semua orang suka sekali dengan dance. Rasanya ingin sekali aku keluar dari kotakku dan mengikuti gerak – gerik mereka. Indah sekali menurutku. Ada yang ber-dance Salsa di sebuah dance floor yang mewah, sementara lainnya mencoba gerakan – gerakan yang membuatku tercengang. Sayang, aku masih di kotak. Aku harus segera menemukan pemilikku.
    Akhirnya aku sampai di sebuah toko pernak – pernik bernama Love Center. Semua barang yang di jual adalah tentang Cinta. Aku banyak menemukan teman – temanku di sini. Seperti Love, Amoure, dll. Mereka kebanyakan sama bentuknya denganku, mempunyai dua lengkungan di atas dengan satu ujung yang lancip di bawah dan berwarna pink. Namun, ada juga yang berwarna putih, hitam, merah,dll.
    Hari yang kutunggu adalah 14 Februari. Tentu! Para manusia biasanya menyebutnya dengan hari Valentine atau hari Cinta. Di hari itu, pastinya pemilikku akan datang dan mengambilku. Aku dapat melihat dunia luar. Oh bahagianya aku. Aku tak sabar untuk menunggu itu. Para teman – temanku juga tak sabar. Aku bercerita kepada mereka tentang bagaimana kotak Audition Ayodance sangat semarak. Tentang dance – dancenya.
    Hari Kamis, 13 Februari, datang seorang lelaki tampan mengenakan baju putih bergaris – garis ungu dengan rambut yang basah. Aku yakin pemuda itu terburu – buru. Ia melewati diriku dan menuju kasir. Dengan ekspressi serius, dia berbicara dengan pemilik toko ini, Linda. Sejenak aku sedikit menguping pembicaraannya.
    “Bu, kira – kira hadiah mana yang cocok bagi saya untuk di berikan kepada pacar saya?”
    “Anda ingin yang seperti apa?”tanya Linda.
    “Saya tidak ingin yang menunjukkan kekayaan saya. Saya hanya ingin hadiah yang menunjukkan bahwa saya sangat mencintai pacar saya lebih dari siapa pun.”kata pemuda itu dengan tulus.
    Linda pun berpikir sejenak. Kemudian, ia bangkit dari bangku kasir dan berjalan ke arahku. Dengan gerakan yang memukai, ia berhasil meraihku. Ia memberikanku kepada pemuda itu.
    “Ini cocok?”tanya Linda.
    “Sangat. Terimakasih, Bu.”kata pemuda itu. Kemudian, ia membayar dan aku langsung di bungkus dengan plastik transparan berwarna pink pekat. Aku bahagia sekali.
    ***
    Ternyata pada tanggal 14 Februari, pemuda itu memakai pakaian yang rapi sekali. Terlihat sangat tampan. Dia memakai topi dengan kacamata besar berwarna putih. Tepat jam enam, ia membawaku dan memasukkanku dalam bagasi motornya. Ia mulai bersenandung ria ketika mengendarakan motornya.
    ‘Cause everytime we touch, I get this feeling.
    And everytime we kiss I swear I could fly.
    Can't you feel my heart beat fast, I want this to last.
    Need you by my side.
    'Cause everytime we touch, I feel this static.
    And everytime we kiss, I reach for the sky.
    Can't you hear my heart beat slow...
    I can't let you go.
    Want you in my life.
    Suaranya sangat indah. Aku terpana mendengarnya bersenandung. Walaupun di selingi dengan deru motor. Tanpa di sadari, ia turun dari motornya. Berlari kecil ke arah sebuah rumah. Keluarlah seorang gadis cantik dari pintu rumah tersebut. Ia memakai rok pendek berwarna hitam dan baju berwarna pink. Sangat cocok sekali dengan tubuhnya.
    ***
    Acara Valentine sudah di mulai. Para pemuda – pemudi berdansa ria. Begitu juga pemilikku dan gadisnya. Oh aku lupa! Sekarang aku sudah berganti pemilik. Pemuda itu telah memberikanku kepada gadisnya.
    Sejenak aku di telantarkan di sebuah bangku. Aku mendengar pemuda itu.
    Honey, i’m so sorry if you didn’t like the present. I just don’t know what present that i must give to you,”katanya dengan tulus.
    It’s a best gift that i ever received, baby. Don’t think that i didn’t like your present..
    Seketika itu juga, sang pemuda berlari menjauhi sang gadis. Ia berlari ke arah panggung. Seketika juga ia berkata di hadapan semua orang.
    If there’s one thing that i can do before i die, i’m sure that is to love you. To find you. To kiss you. To be with you. It’s hard for me without you by my side. I hope that you will be with me as long as we can live forever. I promise you, my lovely, Lala.”
    Semua penonton terpana. Ada pula yang terharu. Sementara, Lala terlihat kaget. Yudi pun berjalan dengan pelan ke arah Lala. Tepat di hadapan Lala, Yudi mulai membuka kembali mulutnya.
    Will you marry me?”tanyanya. Lala langsung menutupi mukanya. Menahan tangis.
    Yes, i will.”jawabnya pelan.
    Para pemuda – pemudi yang lain pun memberi applause kepada Yudi dan Lala. Yudi membuka wajah Lala. Mengusap air mata dari wajahnya dan kemudian mengecup dahinya dengan penuh cinta.
    Itulah arti Cinta. Itulah makna Cinta. Aku sangat bahagia bisa menjadi Cinta. Karena, akulah pembuat segala kasih sayang. Ya. Aku sangat bahagia dapat menjadi Cinta.


    maap klo jlek >_<

    [spoiler=comment from shasha]begitu klik spoiler...

    kesan yg didapat... OMG padat amat!!

    lain kali inget enter tiap ganti paragraf yah..

    hmm... tokohnya bantal... haha... lucu dan kreatif

    shasha suka idenya dan ceritanya juga manis

    good~
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    wah bagus!
    ga sangka idenya bantal,
    imajinasi yang berkembang dengan cukup baik
    story lain yang cukup mengundang selera baca...
    [/spoiler]
    [center][black][size=12pt]<br />BabyFluffi &gt; &lt; BabyPipii<br />------------------------------------------<br />~* we ♥ HEAT xo much *~<br />------------------------------------------<br />just say what do u like to say <br />hv u thinking about each other ?

  14. #14
    Inugami
    Guest
    This user has no status.
     
    ----
     

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

     
    ok...
    tdnya gw pingin taro ini mepet2 dedlen, tp dikarnakan terjadi beberapa hal yg tidak diinginkan di tempat gw, jd gw post skrg, coz gw g tau apa yg bakal terjadi ma gw bsk2 --a
    _________________________________________________


    NEW SERIES
    From The Author of Best Selling Story of Mahora Project, Chronicle Adventure, and Bachelorrete II
    a Romantic Horror Comedy Story!!


    ~ GHOST RING ~

    Year : 2009
    Status : Tamat
    Genre : Rommance-Horror-Comedy
    Writer note :
    This is the first time gw bikin genre horror, n keknya ini juga bukan horror seh wakakaka..
    Idenya di dapat setelah gw baca RCPN si Monyet yg Fatal Frame II (Recommended for read!!)
    N rada-rada terinspirasi One Piece - Thriller Bark n Full Metal Panic wokwokwok...
    Di cerita ini, Gw juga mencoba hal baru, yaitu 2 Point Of View.
    Idenya didapat pas gw lg ngobrol-ngobrol ma Sam, gw jd pingin juga nyobain 2 Point Of View, n inilah hasilnya ^^
    Kei itu bener2 gw banget, he really represent me ;p
    n for Eva... i have no idea who she is, maybe some kind of my imaginary girl ==a

    ok, gw ga mao ngomong banyak2. Tapi sgini uda banyak kali yah? wkwk...
    dijamin, cerita ini akan membawa hal baru untukmu, baik untuk ce maupun co ;p
    Met baca yaaa~ Jgn lupa komennyaaaaa...!!!
    tulis commentmu disini
    Your comments are supplements for my brain, hehe~ ^o^v

    _________________________________________________

    Tokoh yg dipilih : Guess Yourself, cause it's more fun that way ;p
     

    _________________________________________________

    ~ GHOST RING ~


    Kei
    12 February 2009
    07:30 AM


    Namaku Kei, umur 16 tahun. Aku adalah seorang yang hmm.. mungkin bisa kalian sebut Otaku. Saat ini aku sedang berada di sekolahku, sebuah bangunan kuno yang katanya sudah ada sejak jaman dinosaurus. Ok, aku bohong, pokoknya sekolah ini sudah sangat tua deh. Bangunannya bobrok, tapi aku rasa kondisi sekolah lain di pedalaman memang tak jauh dari sekolahku.

    Saat ini guru yang seharusnya mengajar di kelas kami tidak datang, aku tak tau apa yang dia lakukan. Makan gaji buta? Ah sudahlah, sepertinya murid-murid juga lebih suka kalau guru itu tidak datang. Kau bisa mendengarnya dari celoteh mereka yang nyaring seperti burung Kakatua itu.

    “Hei, hei, bagaimana kalau malam ini kita mengadakan pesta Valentine di sekolah?!”
    “Kau serius? Aku rasa itu ide yang buruk! Kau pasti pernah mendengar gosip kalau sekolah kita ini berhantu kan?”

    Hantu cuma muncul di Manga, Anime, dan Game tau!

    “Yeah, apa kau sudah lupa saat si Bejo kesurupan setan kucing dan mengejar-ngejar tikus kesana-kemari?”

    Ah paling dia hanya ber-acting untuk menarik simpati Caty!

    “Ah, sudahlah tidak usah khawatir! Kita kan disini tidak berbuat onar, kita hanya mengadakan PESTA!!”

    Sama saja bodoh! Ah.. cewek-cewek di kelasku berisik sekali, tapi ide pesta valentine di sekolah ini boleh juga. Mungkin aku bisa bermesraan dengan Eva di pesta itu.

    “Hai Kei, kamu tertarik untuk ikut pesta valentine besok malam?”

    Waw! Orangnya langsung datang!

    Namanya adalah Eva, dia cewekku, kami sudah 1 tahun jadian. Eva menatapku, matanya seperti kucing yang sedang meminta ikan.

    “Yeah, boleh juga...”

    Padahal dalam hati sih pingin bilang, “Tentu saja!!!” but no! Stay cool, stay cool Kei, hoho~

    “Oh iya, bagaimana kalau di pesta itu kita tukar menukar hadiah, Kei?”

    Aku tersentak. Benar juga yah... aku rasa 1 tahun ini aku belum pernah memberikan Eva hadiah yang berkesan untuknya...

    Saat 1 bulan jadian, aku hanya mentraktirnya Siomay Bang Mamad.
    Saat 2 bulan jadian, aku mentraktir indomie di Kedai Bang Jupri.
    Saat 3 bulan jadian, dan tepat ulangtahunnya, aku mengajaknya ke Ragunan untuk me*****uk sanak saudara para pembaca, tapi sialnya dompetku tertinggal dan dia yang harus membayar tiket masuknya.
    Saat 4 bulan jad...

    “Helooo? Kau masih ada, Kei?”

    Ups! Aku melamun rupanya, untung saja Eva segera menyadarkanku, kalau tidak mungkin aku sudah kerasukan oleh Setan Alas? Ato apalah itu, Persetan dengan dunia Persetanan.

    “Gimana, Kei? Ideku bagus kan?”

    Eva tersenyum, memamerkan giginya yang putih berkilau. Hmmm... cocok untuk model iklan pepsodent kurasa, “Yup, ide bagus.”

    “Horeee~ kalau begitu hari ini kita tidak pulang bareng yah, aku ingin memberi hadiah kejutan untukmu~”

    Wah cantiknya cewekku ini, walaupun sifatnya masih kekanak-kanakan, tapi kurasa sisi itulah yang membuatku mencintainya.


    . * * *


    Aku berjalan sendirian di daerah pertokoan untuk mencari hadiah yang berkesan buat Eva. Kira-kira apa ya? Hmm.. bagaimana kalau perhiasan? Wah, Eva pasti suka! Ah, itu dia Toko Perhiasan!

    "Mau beli sesuatu bos? Silahkan melihat-lihat!"

    Si pemilik toko langsung menyambutku. Toko ini dipenuhi berbagai macam perhiasan, seperti kalung, anting, gelang, dan... sepertinya barang-barang antik.

    "Berapa yang ini?"

    Aku menunjuk sebuah cincin bermata ruby, cantik sekali. Si pemilik tidak langsung menjawab, dia menyipitkan matanya dan menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki, "500$,"

    Aku tertegun, dan buru-buru menunjuk yang lain. Ah! Cincin dengan batu saphire ini cantik sekali, "kalau yang ini?"

    "700$,"

    GILE! Anak SMP mana punya duit sebanyak itu?! Ups, kecuali Eva maybe...

    Aku pun berniat meninggalkan toko itu, namun mataku terpaku pada sesuatu. Disudut ruangan itu terdapat kotak perhiasan kecil yang sudah dipenuhi sarang laba-laba.

    "Itu cincin juga? Apakah itu dijual?"

    Si penjual itu terlihat gelisah, "Ya.. 1$ saja,”

    Wah murah sekali! Aku pun menghampiri dan membukanya. Kotak itu berisi cincin emas dengan ukiran-ukiran yg hmm.. unik maybe?

    “Baiklah, aku beli yang ini~”
    “Umm.. aku beritahu sekarang saja deh... itu cincin terkutuk bos...”
    “Maksudnya?”
    “Orang yang memakai cincin itu, akan didatangi oleh arwah penasaran pemiliknya. Saya dengar dari legendanya, waktu itu ada cowok berumur 17 tahun yang membeli cincin ini dan memberikannya pada kekasihnya. Setelah itu si cowok meninggal karena kecelakaan, dan ceweknya pun bunuh diri karena dia tidak mau ditinggal sendirian. Konon cewek yang memakai cincin ini akan di datangi oleh arwah penasaran cewek itu... hiii, serem deh...”
    “Tidak apa-apa. Lagipula aku errr... tertarik dengan box nya yang lucu ini hehe...” mana mungkin aku bilang karena harganya!! Gengsiii.
    “Oh baiklah, kalau begitu... setidaknya aku sudah mengingatkan, terimakasih sudah mampir..”

    Aku keluar toko itu dengan gembira. Asiiik, dapet cincin cantik dengan harga muraaah!! Eva pasti suka cincin ini, horeee~ Betapa mujurnya aku hari ini~



    Eva
    12 February 2009
    14:00 PM


    Namaku Eva, umur 16 tahun. Saat ini aku sedang berada di daerah pertokoan untuk mencari hadiah yang cocok buat Kei. Hmm... kira-kira apa yaaah? Ah, boneka Teddy Bear ini lucu sekali! Wah, Barbie model terbaru! Aih, bra ini lucu sekali!

    Aku tersadar ketika aku sudah membeli 1 boneka Teddy Bear, 1 set Barbie + Rumahnya, 5 set bra dan underwear, 1 bungkus makanan kucing, dan 1 komik Nakayoshi terbaru. OMG! Aku kan seharusnya membeli hadiah untuk, Kei! Aku malah keasyikan dan belanja untuk diriku sendiri, wah, mana sudah mau malam lagi! Aduh, gimana nih?!

    “Hai Nona yang disana, mau diramal?”

    Tiba-tiba seorang wanita setengah baya memanggilku, aku melihat papan nama diatas kepalanya, “Peramal”. Mataku langsung bersinar-sinar. Waw! Aku suka sekali ramalan! “Tolong ramal bagaimana hubunganku dengan Kei selanjutnya?”

    “Baiklah, sekali ramal 5$.”
    “Hah? Dollar?” aku melongo, peramal jalanan saja sudah memakai dollar untuk tarifnya, “oke deh!”

    Jantungku berdebar-debar menunggu ramalan, rasanya gimanaaa gitu, agak takut-takut, tapi penasaran juga hehe...

    Tiba-tiba wanita itu terlihat pucat dan mengkerutkan dahinya, “Masa depanmu tidak jelas...”
    “Huuuh! Kalau tidak jelas tidak akan saya bayar!”
    “Eh, tunggu, tunggu! Sepertinya saya melihat sesuatu!”

    Ah dasar, sepertinya dia peramal gadungan!

    “Hmm... kau akan di berikan ujian yang cukup berat. Dan ujian ini akan menentukan masa depanmu dan kekasihmu. Semua pilihan itu ada ditanganmu...”
    “Ujian? Itu sih semua orang juga tau! Bulan depan sekolah kami akan UAN! Tapi yang kutanyakan kan bukan itu!”
    “Bukan Ujian Akhir Nasional yang saya maksud! Maksud saya, kamu akan diuji seberapa besar cintamu pada kekasihmu itu. Tapi saya tidak bisa memberikan informasi lebih dari ini, ada suatu energi besar yang berusaha menutupi informasi itu...”

    Aku menyipitkan mataku, merogoh saku ku, mengeluarkan dompetku, kemudian mengambil Rp 100.000,- dan mengipas-ngipasnya ke wajahku sambil melihat ke arah lain.

    “Ah tunggu! Saya bisa melihatnya! Yeah, semua pilihan dan ujian itu berasal dari hadiah yang akan di berikan oleh kekasihmu malam valentine besok. Hati-hatilah pada hadiah pemberiannya!”

    Sekarang dia malah ngaco lagi! Mana mungkin hadiah valentine dari Kei membahayakan aku?! Dasar peramal gadungan!

    Aku memberikan Rp 50,000,- pada peramal itu dan segera bangkit meninggalkannya.

    “Tunggu, biayanya kurang! Dollar sekarang Rp 11.000,- jadi kamu kurang Rp 5000,- lagi!”
    “Ah, ramalanmu tidak memuaskan! Jadi segitu saja! Bye!”

    Matahari sudah terbenam saat aku berhasil mendapatkan hadiah yang cocok untuk Kei, sebuah NDSi lengkap dengan 32 GB SD Flash Card dan Full Games. Oh ya, aku juga membeli 1 stel pakaian untuk Kei, karena kurasa dia pasti akan memakai baju kesayangannya itu kalau tidak aku berikan baju ini!

    Hihi, Kei pasti akan senang mendapatkan hadiah ini. Kudengar dari teman-temannya, dia sampai ngiler melihat NDSi di sebuah etalase toko game.

    Aku berjalan pulang sambil bersiul-siul dan membawa barang-barang belanjaanku yang sangat banyak itu. Kira-kira hal menarik apa yaaa yang akan terjadi besok? Huhu, tak sabar rasanya menunggu malam valentine~



    Kei
    13 February 2009
    07:30 AM


    Hari ini hampir semua murid sibuk membicarakan pesta valentine untuk nanti malam. Mereka seakan lupa kalau saat ini Pak Bandon sedang mengajar pelajaran Ekonomi tentang bagaimana cara mendapatkan keuntungan yang paling maknyuuusss. Haha, mungkin dia terlalu sering nonton acara Wisata Kuliner.

    “Kei~ kau pakai baju apa nanti malam?”

    Tiba-tiba Eva menghampiriku dengan senyum manisnya, oh sweet banget sih dia!

    “Hmm.. Kaos putih bergambar Tom & Jerry dan celana pendek selutut?”
    “Ahhh! Sudah kuduga kau akan memakai setelan itu!” sungut Eva, “tak bisakah kau tampil keren sedikit Kei? Yeah walaupun aku akui kau memakai apapun sudah ker... ups!”

    Wajah Eva memerah. Memakai apapun sudah ker...? Kera? Apakah dia mau bilang kalau aku mirip kera?

    “Ah! Ini aku bawakan pakaian untuk kamu pakai nanti malam! Kamu harus pakai ini! Harus!”
    “Tunggu Eva, apa maksudmu tentang ‘aku memakai apapun’ itu?”
    “Ih, mau tauuuu aja, bweee!! Pokoknya aku tunggu nanti malam yah~”

    Eva berlari kembali ke bangkunya sambil tertawa kecil. Aku segera membuka tas kertas yang dibawa Eva, isinya baju putih, ikat pinggang, celana hitam, ah apa ini? Google (kacamata renang)? Kita kan ingin pesta valentine, bukan berenang... Apa mungkin nanti ada acara menceburkan diri di kolam ikan depan sekolah? Ah sudahlah...



    Eva
    13 February 2009
    14:00 PM


    “Bye Kei, sampai jumpa nanti malam yah!” seruku sambil melambaikan tanganku pada Kei, “kamu harus datang memakai pakaian tadi!”
    “Okay, sampai nanti.”

    Kei melambaikan tangan sambil menunjukkan senyum manisnya, senyuman pria paling ganteng sedunia. Senyuman yang membuatku mabuk kepayang dan tak ragu menerima dia untuk menjadi cowokku setahun lalu, selain karena sifatnya yang baik dan polos itu.
    You’re the one, Kei!
    Ahhh, tak sabar rasanya menunggu nanti malam~



    Kei
    13 February 2009
    19:00 PM


    Aku berjalan memakai setelan pakaian yang diberikan Eva, saat aku bertanya dengannya di telepon tentang google itu, dia bilang untuk menempelkannya di topiku. Aneh sekali bukan? Yeah, dan sepertinya bukan aku saja yang berpikir begitu! Hampir semua orang yang berpapasan denganku pasti memperhatikanku (dan tentu saja google itu!) dengan tatapan bingung.

    Ah sudahlah, yang penting Eva suka...

    “Keeeei, aku sudah menunggumu~”

    Eva berlari dan langsung memelukku saat aku baru memasuki gerbang sekolah. Dia memakai baju pink dan rok pendek berwarna hitam, cantik sekali. Rupanya dia tidak masuk duluan sebelum bertemu denganku, oh aku jadi terharu... benar-benar cewek yang setia...

    “Ayo, Kei! Tadi aku sudah masuk dan mencoba kue-kue disini, lezat sekali!”

    Ups, aku tarik kata-kataku tadi...

    “Dan kebetulan saat aku ingin ke toilet aku bertemu denganmu, hihi~ temenin yuq!”

    Aku pun mengantar Eva menuju toilet wanita. Alunan musik terdengar cukup keras saat kami melewati ruang utama. Untungnya sekolah kami terletak cukup jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak ada yang keberatan ketika kami mengadakan pesta disini.

    “Aha! Ini dia, sang Sponsor utama acara ini! Evaaaaaaa!!”
    “KYAAA!!”

    Lampu spotlight langsung mengarah pada kami (atau lebih tepatnya Eva) saat kami memasuki ruangan pesta. Yeah, aku rasa hampir 95% biaya pesta ini memang dikeluarkan oleh Eva. Aku tak tau apa yang dipikirkan cewekku ini.

    “Ahahaha sudah, sudah... mari semuanya, kita nikmati pesta ini!”
    “YEAH!!”

    Eva menarikku masuk setelah merequest lagu kesukaannya, ‘A Letter to You’ pada DJ Ningsih, teman sekelasku yang juga sahabat baik Eva.

    “Ayo kita berdansa, Kei!”

    Aku sempat bingung, bagaimana caranya berdansa yah? Akhirnya aku pun menirukan tarian goyang ngebor Inul karena hanya itu yang sempat terpikirkan olehku.

    “Keiiii!! Ini lagu mellow! Bukan lagu disko!”
    Ah! Aku salah ya?
    “Haha sudahlah,”

    Eva berlari kembali menuju meja DJ dan sepertinya merequest lagu lain. Lagu pun berganti, dengan irama yang ‘Ngebeat’. Kurasa salah satu liriknya adalah ‘A Lake two Mob it Mob it’.
    Ah aku ingat! Ini kan lagu yang diputar di movie Madagascar 2!

    “Ayo Kei, kita berdansa dan menari!”

    Aku dan Eva pun berdansa dan menari ikuti alunan lagu, semua mata pun kini hanya tertuju pada kami. Tapi tatap mata Eva seolah ingingkan aku, ingin dekati peluk aku dan cium bibirku. Tetapi tunggulah dulu kau jangan coba merayu, tu tunggu-tunggulah dulu kau jangan dekati aku. Sabar-sabarlah dulu kau jangan marah padaku, bukan salahku jika... eh kok jadi mirip lirik lagu ya?

    “Ahaha, tarianmu keren juga Kei! Btw, kita keluar sebentar yuq~”

    Eva mengedipkan matanya dan menarikku keluar ruangan pesta.

    “Okay Kei, aku ingin memberikan hadiahku padamu! Tutup matamu yah!”

    Aku pun mengikuti perintah Eva, menutup mataku sambil mengira-ngira hadiah apa yang akan diberikannya kali ini. Komik Doraemon? Alat tulis? Oh iya! Kemarin aku kan kehilangan penghapusku!

    “Sekarang... buka matamu!”

    Sebuah NDSi lengkap dengan 32 GB SD Flash Card dan Full Games berdiri dengan gagah di telapak tangan Eva yang putih dan cantik itu.

    “Oh, kau baru membeli itu ya? Nice... Lalu, mana hadiah penghapus untukku?”
    “He? Penghapus?” Eva mengkerutkan dahinya dengan bingung, “Keiii!! NDSi ini untukmuuu!! Ini adalah hadiah valentine yang sengaja kubelikan untukmuuu!!”

    Aku melongo, mengucek-ucek kupingku dan mendekatkannya pada Eva, “tadi kau bilang apa?”

    “Ini untukmu sayaaaang!!”

    WOW!! Console Handled Next Gen yang sudah lama kuimpikan, kini aku memilikinya!! Horeeee!!

    Aku pun memeluk Eva sambil meneteskan air mata haru, “ Thanks Eva!! Kamu benar-benar mengerti yang aku inginkan!! Ini benar-benar hadiah yang paling berarti darimu!!”

    “I, iyaaa...!!” wajah Eva terlihat merah, “Kei, hadiah untukku?”
    “Oh ya! Sebentar... Ini dia!”

    Aku menyerahkan kotak cincin itu pada Eva. Eva membukanya, senyumnya yang manis kini mengembang, “Wah... cincin ini cantik sekali, Kei! Ini untukku?? Boleh aku pakai sekarang??”

    “Yah, tentu! Aku sengaja membelikannya untukmu~”

    Eva pun memakai cincin itu, kemudian memelukku, “Terimakasih Kei! Aku akan menjaganya baik-baik~”

    Syuuushhhh....

    Tiba-tiba suara musik di ruangan pesta perlahan-lahan menghilang, angin berhembus kencang dan menggoyang-goyangkan batang pohon di depan sekolah. Muncul kabut tipis yang perlahan-lahan merata menutupi area sekolah. Awan di langit menjadi mendung, gemuruh suara petir terdengar. Lampu-lampu di ruangan konslet, menyala tidak stabil. Bau tidak sedap perlahan-lahan tercium.

    “Eva, kamu... kentut?”
    “Enak saja! By the way Kei... rasanya ada yang aneh...” raut wajah dan suara Eva menandakan kalau dia sangat ketakutan.
    “Cuma mau hujan saja. Ayo kita kembali ke ruang pesta!”



    Eva
    13 February 2009
    Other Dimension


    Aku dan Kei segera berlari kembali ke dalam ruangan, hal yang aneh terjadi didalam. Semua orang di ruangan itu seolah-olah membatu, tidak ada yang bergerak samasekali. Jam dinding dan jam tanganku tidak bergerak. Oh, ada apa ini?! Waktu berhenti?!

    “Ningsih!! Bejo!! Cathy! Uchok! Bleki! Kenapa kalian semua diam saja?!”
    “Mungkin mereka sedang main patung-patungan, Eva, hihi.. Ayo kita pura-pura jadi patung juga~”
    “...berikan...” tiba-tiba terdengar suara wanita berbisik.
    “Berikan NDSi ini lagi padamu? Jangan donk.. kau kan sudah memberikannya padaku..”
    “Shhtt... Kei, yang barusan bukan aku...”
    “Lalu siapa?”
    “...berikan...”
    “KYAAA!!!”

    Seorang gadis yang memakai seragam SMP muncul dari balik pintu, Wajahnya tidak terlalu jelas seperti di Gaussian Blurr Photoshop. Kakinya tidak terlihat, tubuhnya transparan (opacity 50%). Dia mendekat perlahan-lahan ke arah kami.

    “...berikan...”
    “Oh, kamu mau kue ini? Silahkan ambillah, gratis kok~”
    “Keiiii!! Jangan bercanda!! Dia itu hantu!! Tidakkah kau melihat langkahnya yang melayang itu?!”

    Ampun deh cowokku ini kalau masalah hantu dan makhluk halus!

    “Ayo kita lari dari sini, Kei! Sekolah ini sudah menjadi sarang hantu!”
    “EH?! Tunggu!” Kei memasukkan beberapa potong kue kedalam plastik kemudian mengikuti lariku, “Hantu apa sih maksudmu Eva?”
    “Yohohoho~”, tiba-tiba terdengar suara siulan yang menggema.
    “Kau dengar suara menakutkan barusan, Kei?!! Itu hantu! Hantu sudah menguasai sekolah ini!”
    “Oh, siulan itu! Aku jadi ingat Brooke di komik One Piece, jangan-jangan itu suara dia!”

    Kei malah berbalik menuju arah siulan mengerikan itu, untungnya dia sempat kutangkap, “JANGAN BERCANDA!!!”

    Aku dan Kei berhasil berlari menuju lapangan sekolah, tiba-tiba tanah bergetar. Tangan-tangan bermunculan dari dalam tanah, terdengar raungan yang menyeramkan. Jangan bilang kalau itu... Zombie?! Hiiieeee....

    “Oh lihat Eva! Kakek dengan tubuh penuh luka!”
    “ITU ZOMBIE KEI!! HUAAAAAAAAAA!!!”

    Aku kembali menarik Kei berlari mencari tempat yang kupikir lebih aman, akhirnya aku bersembunyi dibalik pohon besar. Kei masih terlihat bingung kenapa aku lari-lari seperti ini.

    “Dengar yah Kei! Aku tau kalau kamu itu amat skeptik tentang hantu dan makhluk halus! Tapi buka matamu! Ini kenyataan Kei! Mereka benar-benar muncul! Mereka... KYAAA!!”

    Hantu gadis SMP tadi tiba-tiba muncul di belakang Kei, Kei menatapku bingung, kemudian menatap hantu itu. Aku hanya terdiam ngeri tak bisa berkata apa-apa saat Kei memulai percakapan dengannya.

    “Oh, hai! Kamu mau main kejar-kejaran sama kita?”
    “...berikan...”
    “Kue?”
    “...bukan...”
    “NDSi ini? Kamu mau mencobanya?”
    “...bukan...”
    “Lalu apa?”
    “...nyawamu...”

    “KYAAA!!!” aku langsung menarik Kei dan berlari secepat mungkin, “hantu itu ingin membunuh kita Kei!”

    “Oh, kau ini kenapa Eva? Aku yakin dia hanya bergurau, orang-orang dari Skotlandia senang dengan gurauan semacam itu,”
    “Apa kau pikir dia berasal dari Skotlandia, Kei?!”
    “Errr... sepertinya bukan. Tapi bisa saja dia hanya meniru gurauan itu dari komik kan?”

    Argh! Kesabaranku habis! “Dengar yah Kei! Argh sudahlah tak ada gunanya membicarakan hantu denganmu!”

    Aku berusaha mengingat-ingat awal kejadian ini. Itu dia! Kejadian ini berawal saat aku memakai cincin pemberian Kei! Jangan-jangan cincin inilah penyebabnya!

    “Kei! Dimana kau mendapatkan cincin ini?!”
    “Da, dari toko perhiasan di daerah biasanya...”
    “Ada yang aneh dengan cincin ini kan?!”
    “Tidak! Tidak ada!”

    Aku menatap Kei curiga, dari body language nya aku tau kalau dia berbohong.

    “Please, kalau kau benar-benar mencintaiku... katakan sejujurnya Kei...”
    “Baik... tapi kamu jangan marah ya...”

    Kei pun menceritakan semuanya, tentang harga cincin yang hanya 1$, tentang kutukan dibaliknya, tentang reaksi pemilik toko saat dia membelinya. Aku menghembuskan nafas.

    “Kei... kenapa kau memberikan cincin ini padaku?”
    “Aku... aku minta maaf.. Aku ingin memberikan sesuatu yang berkesan untukmu... Namun cincin lain terlalu mahal harganya untuk orang sepertiku, dan aku tak akan mampu membelinya... Sekarang saat kau tahu kalau cincin itu harganya hanya 1$ dan barang yang tidak laku, apa kau ingin membuangnya...?”

    DEG, kalimat Kei yang jujur dan polos itu langsung menohok jantungku. Biar bagaimana pun juga, cincin ini adalah pemberiannya, apapun resikonya aku harus menjaganya... bukankah itu yang seharusnya aku lakukan kalau aku mencintainya?

    Aku tiba-tiba teringat akan perkataan peramal yang kubayar 5$ kemarin, apakah ini maksudnya? Keputusan dan ujian yang ada di tanganku?

    Kalau aku tetap memakai cincin ini, aku tidak akan bisa kembali ke dunia nyata! Aku akan terjebak selamanya di dimensi hantu ini!

    Tapi... kalau aku membuang cincin ini, Kei mungkin akan kecewa dan membenciku! Dia pasti menganggap aku hanya melihat sesuatu dari harganya! (karena dia samasekali tidak memikirkan dan tidak akan percaya kutukan itu).

    Oh, Tuhan! Tolong akuuu, bagaimana sebaiknya aku menyelesaikan masalah ini?!

    Aku mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan diriku. Oke, aku sudah tenang sekarang dan bisa berpikir jernih.

    “Kei...”
    “Ya...?”
    “Tahukah kamu? Kalau seorang wanita tidak melihat suatu hadiah dari nilai dan harganya? Tapi dari seberapa tulusnya kamu memberikan hadiah itu padanya. Semurah apapun itu, seorang wanita yang baik pasti akan merawat hadiah-hadiah dari kekasihnya...”

    Kei terdiam mendengarkan penjelasanku. Tiba-tiba disebelah Kei muncul hantu gadis SMP itu.

    “...berikan...”
    “Sebentar ya, aku minta waktunya...” ujarku lembut pada hantu itu, “Kei... cincin ini milik gadis itu, dia sudah lama mencari-cari cincin ini dan kurasa aku tidak berhak mengambil cincin ini darinya. Kau tahu kenapa Kei? Karena cincin ini juga merupakan hadiah yang diberikan oleh kekasihnya dulu, dan kurasa gadis ini juga ingin menjaga baik-baik cincin ini...”

    Hantu itu mengangguk setuju.

    “Aku... aku berkata begini bukan karena aku tidak suka dengan hadiahmu Kei... kuharap kau mau mengerti.... Izinkanlah aku mengembalikan cincin itu pada pemiliknya.. Boleh kan Kei? Karena cincin ini sebenarnya bukan milikmu, bukan milikku, tetapi milik gadis ini...”

    Aku dan si hantu menatap Kei dalam-dalam, menunggu keputusannya.

    Kei mengangguk pelan, hantu itu pun tersenyum saat aku memberikan cincin itu padanya. Perlahan-lahan tubuhnya naik ke langit kemudian menghilang.



    Kei
    13 February 2009
    21:00 PM


    Suara musik dari ruangan kembali terdengar. Kabut tipis perlahan-lahan menghilang, awan hitam dilangit sudah digantikan oleh indahnya taburan bintang. Semua lampu kembali menyala normal. Wangi parfum Eva kembali tercium.

    “Ki... kita kembali Kei... KITA SUDAH KEMBALI!!”

    Eva terdengar senang sekali, dia memelukku. Aku berusaha tersenyum lemah, walaupun hatiku sebenarnya sakit karena aku tidak berhasil membuat Eva terkesan. Aku kecewa karena aku hanya menjadi beban untuknya. Aku menatap sedih NDSi yang diberikan oleh Eva, aku tak layak menerimanya. Aku pun menyodorkannya kepada Eva.

    “Ini...”
    “Eh? Tapi Kei.. ini untukmu, aku ikhlas kok...”
    “Tidak, aku tidak bisa menerimanya Eva... Aku tidak bisa membuatmu terkesan, aku tidak bisa memberimu hadiah, aku...”

    Eva menempelkan telunjuknya pada bibirku, kemudian tersenyum lembut.

    “Kei... kau ingat kata-kataku tadi? Seorang wanita yang baik tidak memerlukan hadiah yang berlebihan dari kekasihnya. Perasaan dan perhatianmu padaku sudah lebih dari cukup untukku Kei.”
    “Tapi Eva, aku...”
    “Ehm.. baiklah, jika kamu sebegitu inginnya memberikan hadiah padaku, sekarang... cium aku.”
    “Ha?”

    Eva tersenyum sambil menutup matanya.

    “Ayo, Kei~ Mana hadiah yang membuat diriku terkesan itu? Hehe...”

    Aku pun tersenyum dan memeluk Eva, kemudian menciumnya lembut. Aku benar-benar beruntung bisa memiliki gadis secantik dan sebaik dia. Aku berjanji akan menjaganya baik-baik walaupun harus mempertaruhkan nyawaku...

    Happy Valentine semuanya ^___^v



    ~ TAMAT ~
    18 February 2009
    Rifki or Keitaro3660@yahoo.com



    Writer Comment :
    wkwkwk gokil banget yah ceritanya? parody abis!!
    n entah knapa stelah nulis ini gw jd pingin nyoba parodi-in cerita2 horror terkenal di Indonesia.
    apa jadinya jika dalam Novel Horror Best Seller itu muncul tokoh seperti Kei, Eva, n Alyssa si penyihir (dari Chronicle Adventure)??
    pasti ancur banget wkwkwk
    yeah kapan2 maybe

    so, where's comments from u?
    tulis commentmu disini ^^



     
    wow...

    very nice story

    enak dibaca dan nda membosankan meskipun agak panjang


    [spoiler=comment from Chip™]
    setelah dipikir2 ga sangka bakalan isinya diary 2 orang
    another good story
    lengkap sampai speechless
    [/spoiler]

  15. #15
    ~Pro Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    ¤~StradivariuS~¤ Masih Tahap Guest
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    1,376
    Post Thanks / Like

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    This is my story. Yoroshiku onegaishimasu~

    Title : Face On The Cocktail

    Main Character :
    -Jo a.k.a. Jonathan
    -Betty
    -Robert

    Another Character :
    Many, lol~

    Finished date : Saturday, 26 February 2009-6:16AM

    Then, enjoy^^
     
    Face On The Cocktail

    Sekitar pukul setengah tujuh sore, sebuah mobil Nissan Skyline GTS-R berhenti di depan Audiscotic. Seorang pemuda berambut merah turun dari mobil sambil menguap lebar. Pakaiannya bagus namun tidak rapi, rambutnya berantakan, dan dengan langkah asal-asalan ia berjalan ke pintu masuk.

    Argh, Robert sialan. Kalau bukan gara-gara dia yang ngadain acara ini, terus ngancam bakal lapor ke papi kalau aku sering bolos kuliah, aku ga akan datang ke acara ini.”, umpat pemuda itu dalam hati.

    Apa-apaan coba, masa buat yang namanya ‘Acara Malam Valentine’ *piip* ini, aku musti batalin racing ma anak-anak segank.”, lanjutnya.

    Sambil terus mengumpat dan menguap, ia membuka pintu dan masuk ke dalam Audiscotic. Baru saja ia menapakkan kakinya beberapa langkah ke dalam ruangan, sejumlah gadis langsung melirik genit ke arah pemuda itu. Ada yang sambil berbisik-bisik dengan teman sebelahnya, ada yang langsung berhenti ngemil, dan ada juga yang tersedak cocktail. Baru saja salah satu dari mereka mencoba menghampiri pemuda itu untuk mengajak berkenalan, tiba-tiba saja pemuda itu berteriak kesakitan.

    ”Tidaaaaak! Mataku! Mengapa ruangnya seperti ini, aku benci merah, aku benci pink! Argh”, teriaknya sambil memegang matanya.

    Dengan setengah nyawa, ia berusaha mengalihkan pandangannya ke arah lain dan tanpa sengaja, ia melihat ke arah sepasang kekasih yang sedang berciuman. Ia langsung terdiam, membalikkan badan, dan berjalan ke arah pintu masuk dengan langkah gontai. Melihat tindakan pemuda itu, seorang laki-laki berpakaian putih-putih garis hitam langsung berjalan cepat ke arahnya dan mencengkram bahunya.

    ”Hey, Jo, si pangeran tanpa cinta. Kamu ini, baru juga sampai masa sudah mau pulang”, kata laki-laki itu kepada Jo, si pemuda.

    “Ugh Robert. Hai”, balas Jo jutek.

    “Gimana, keren kan tempat ini. Interior beserta layoutnya aku yang rancang lho, hahahaha”, jelas Robert sambil tertawa bangga.

    ”KEREN APANYA??? BIKIN SAKIT MATA TAHU! DITAMBAH LAGI TUH!”, tunjuk Jo ke arah pasangan yang daritadi terus bermesraan dan berciuman.

    Robert hanya tertawa saja mendengar protes dari Jo.

    ”Sudahlah Jo, sini, ikut aku, ada yang ingin aku kenalkan ke kamu”, kata Robert sambil merangkul Jo.

    ”Kemana?”, tanya Jo.

    ”Udah, pokoknya ikut aja sini!”, jawab Robert.

    Mereka berdua lalu berjalan ke tengah ruangan. Gadis-gadis terus melirik genit ke arah mereka. Robert mengedipkan mata kepada sekelompok gadis yang sedang berada di kiri ruangan. Kontan saja mereka langsung menjerit tidak karuan, bahkan seorang gadis berbaju merah, menggigit jari-jari tangannya sampai berdarah karena saking salah tingkahnya.

    Seorang gadis berbaju ungu melambaikan tangannya ke Robert dan dibalas oleh Robert dengan sebuah ’kiss-bye’ sehingga wajah gadis menjadi merah merona dan wajah cowo yang berada di sampingnya menjadi merah menyala bagaikan lobster yang mengamuk dibakar api cemburu.

    Belum lagi tiga orang gadis yang terus meneriakkan nama Robert dan tumbang satu-satu ketika Robert membalas dengan menyebutkan nama mereka bertiga. Robert tampaknya sangat menikmati segala sesuatu yang terjadi tadi. Tapi bagi Jo, itu semua hanyalah pemandangan yang menjijikkan. Mereka berjalan ke arah dua orang gadis dan berhenti di depan mereka.

    ”Nah, Jo, perkenalkan. Yang ini Shella,” kata Robert sambil menunjuk gadis yang bertopi putih.

    ”Kalau yang ini Selvi,” lanjutnya lagi sambil menunjuk gadis yang memakai rok ungu.

    ”Dan, Shella, Selvi, perkenalkan. Ini Jo, sepupu aku yang paling ganteng”, kata Robert sambil menepuk-nepuk punggung Jo.

    ”Hai Jo”, sapa kedua gadis itu genit.

    “Hai”, balas Jo asal-asalan.

    “Nah, ayo kita lanjut...”

    Belum sempat Robert menyelesaikan kalimatnya, kedua gadis itu langsung memotongnya dengan sejumlah pertanyaan.

    “Wah Bert, si Jo ini emank pendiam ya?”, tanya Shella.

    “Eh Jo, kamu datang sendirian doank?”, sambung Selvi.

    “Gaya rambut kamu bagus deh Jo, aku suka lho”, lanjut Shella.

    “Wah Bert, kamu dari dulu punya saudara seganteng ini koq ga dikenalin ke aku sih”, timpal Selvi.

    ”Iya nih Bert. Kamu jahat ya”, tambah Shella sambil mencubit Robert.

    Saat Robert sibuk melayani kedua gadis itu, Jo memilih menyingkir dan duduk di pojok ruangan. Tidak lama kemudian, Robert datang menghampiri Jo.

    ”Ini”, kata Robert kepada Jo sambil memberikannya segelas cocktail.

    ”Thanks Bert”, jawab Jo.

    ”Kamu kenapa sih daritadi, pasang tampang suram terus?”, tanya Robert.

    Belum sempat Jo menjawabnya, Robert kembali berbicara.

    “Aku tahu kalau kamu bete bukan gara-gara warna merah dan pink yang mendominasi ruangan ini. Juga bukan karena gadis-gadis yang terus ngelirik ke arah kamu, ataupun karena Rendy dan Nana yang terus bermesraan dari tadi.”

    ”Pasti kamu masih belum bisa lupain Renna ya?”, tanya Robert lagi.

    Jo hanya diam dan memandangi gelas cocktailnya.

    ”Jo, aku sudah berbuat sejauh yang aku bisa buat bantu kamu nge-get over feeling kamu ke Renna. Tapi, terserah deh. Hidup toh hidup kamu, kamu yang mutusin dah mau maju apa terus-terusan ketahan kek gini”, lanjut Robert sambil melangkah meninggalkan Jo.

    ”Have fun bro”, teriak Robert kepada Jo dari jauh.

    Jo terus terdiam sambil memandangi gelas cocktail. Ya, Renna...
    Sebuah nama yang sudah lama tidak ia sebut. Satu-satunya gadis yang pernah dicintai dia, sekaligus yang pernah menyakiti dia. Alasan ia membenci valentine karena hari valentine adalah hari ia jadian sekaligus putus. Ia membenci warna merah dan pink karena itu adalah warna kesukaan Renna, dan alasan mengapa ia sampai sekarang tidak pernah mau dekat lagi dengan semua gadis yang mendekati dia adalah karena ia takut disakiti lagi.

    Jo kemudian mengangkat gelas cocktail ke atas wajahnya dan berkata dalam hati.

    Ok, Jo, ayo berjuang. Kalau ga sekarang kapan lagi. Ayo berjuang, jangan takut. Ga semua cewe seperti si Renna koq dan...

    Tiba-tiba wajah seorang gadis muncul dari dalam gelas cocktailnya.

    “WOW!”, teriak Jo terlompat dari tempat duduknya.

    ”Hey”, sapa pemilik wajah itu sambil menyodorkan gelas cocktailnya ke arah Jo.

    Jo memandang gadis itu kebingungan.

    ”Ha? Kamu bukannya pelayan di sini ya? Sori, sori, abis kamu kucel sih tampangnya. Aku kirain...”, kata gadis itu sambil nyengir.

    ”Oh ya, namaku Betty. Nama kamu?”, tanya gadis itu sambil menyodorkan tangannya kepada Jo.

    ”Namaku Jonathan”, jawab Jo sambil menyalami Betty.

    ”Seriusan lho tadi aku bener-bener minta maaf”, kata Betty lagi.

    ”Tidak apa-apa”, balas Jo sambil kembali memandangi gelas cocktailnya.

    Betty tidak beranjak dari tempat itu. Ia kemudian jongkok dan memandangi wajah Jo dari bawah. Awalnya Jo berusaha bersikap biasa saja, tapi lama kelamaan ia mulai merasa terganggu. Baru saja ia akan membuka mulut, gadis itu sudah berbicara lebih dulu.

    ”Wah sekarang DJ-nya mainin musik dansa nih. Dansa yuk Jo?”, ajak gadis itu.

    Jo terkejut mendengar ajakan dari gadis itu. Belum sempat ia menjawab, gadis itu sudah menarik tangannya dan menyeretnya ke tengah ruangan.

    ”Gila, kuat juga cewe ini”, kata Jo dalam hati sambil terus diseret oleh Betty.

    ...
    Ternyata, Betty sama sekali tidak bisa dansa. Ia nampak kerepotan mengikuti langkah Jo yang memang sudah terbiasa berdansa. Sebenarnya dari awal Jo sudah ingin tertawa melihat gaya dansanya Betty. Hanya saja karena ia tidak tega, ia terus menahan tawanya. Namun, tawanya meledak juga saat Betty jatuh terguling-guling tertendang kakinya sendiri. Bukan hanya Jo, semua orang di situ juga menertawakan Betty. Wajah Betty langsung memerah karena malu dan matanya mulai berkaca-kaca. Jo yang tanggap akan situasi ini langsung membangunkan Betty dan menuntunnya duduk di kursi.

    ”Maaf ya Bet”, kata Jo kepada Betty.

    ”Kamu ternyata jahat ya”, balas Betty dengan mata berkaca-kaca.

    ”Abis kamu lucu banget sih tadi”, jawab Jo.

    Betty hanya diam dan memandang ke bawah sambil menutupi wajahnya. Jo langsung merasa tidak enak, apalagi sepertinya Betty sedang menangis karena malu. Ia pun bingung dengan apa yang harus dilakukan.

    Tiba-tiba Betty menengadahkan wajahnya sambil tersenyum dan berkata, ”ternyata klo kamu senyum manis ya”

    Jo terkejut mendengar perkataan Betty.

    ”Kamu juga, ternyata manis juga pas malu”, balas Jo.

    Keduanya saling memandang selama beberapa saat dan sebuah ikatan pun mulai terbentuk di antara mereka. Tiba-tiba jantung Jo berdegup kencang dan wajahnya memerah. Bingung bagian kedua pun dimulai.

    Aku kanapa? Koq jadi deg-degan gini ya. ”, tanya Jo dalam hati.

    Suara Betty memecah lamunan Jo, “wah ternyata pas melamun pun, kamu tetap manis ya, Jo”

    Keduanya kembali saling berpandangan dan tertawa.

    ...
    Tidak terasa, sudah dua jam mereka berbicara di beranda di lantai dua. Ternyata Betty adalah gadis yang jauh lebih blak-blakan dan jauh lebih menyenangkan dari yang apa yang dipikirkan oleh Jo. Jo yang selama ini agak tertutup dan sulit diajak bicara, tiba-tiba menjadi terbuka dan berbicara tentang banyak hal. Mungkin saja gara-gara Betty yang blak-blakan dan terus terang membuat Jo merasa nyaman dan enjoy.

    ”Jo, aku nyebelin ya? Cewe yang blak-blakan itu gampang bikin cowo ilfeel ya?”, tanya Betty tiba-tiba.

    ”Soalnya aku diputusin ma cowo aku pas valentine tahun lalu alasannya aku slama ini dah terlalu blak-blakan, ngebosenin aja katanya.”, lanjut Betty sambil mulai menitikkan air mata.

    ”Padahal aku cuma ingin terus ngungkapin ke dia, aku cuma pengen dia selalu tahu kalau aku... aku...”

    Kalimat betty terhenti ketika tangan kiri Jo memegang dagu Betty dan tangan kanannya dengan lembut mengusap air mata yang jatuh di pipi Betty.

    ”Em, entah ya Bet, tapi aku malah senang sih ma cewe yang blak-blakan. Secara aku kan orangnya tertutup. Tapi anehnya, selama aku ngobrol ma kamu tadi, aku serasa bisa jadi diri sendiri. Enjoy lho.”, hibur Jo.

    ”Jadi, kamu jangan nangis lagi ya. Aku yakin kamu pasti bisa dapat cowo yang lebih baik dari mantan kamu”, lanjutnya.

    ”Thank ya Jo. Iya, aku ga nangis lagi koq. Tapi kapan yah aku bisa ketemu Mr. Right?”, tanya Betty.

    ”Sekarang, di depan kamu!”, kata Jo tiba-tiba.

    Jo sudah tidak mampu lagi menahan debar-debar yang ada di dalam dadanya. Hatinya sudah menjerit dan ia sudah tidak mampu lagi menyangkal bahwa ia sudah jatuh cinta pada Betty.

    ”Aku suka kamu Betty. Aku tahu ini konyol, kita baru ketemu hari ini, baru mulai dekat hari ini, tapi aku benar-benar serius. Aku suka kamu.”, ungkap Jo.

    Betty terdiam mendengar pengungkapan dari Jo. Tanpa sadar tubuh mereka semakin mendekat dan merekapun berpelukan disinari oleh bulan purnama dan diintipi oleh Robert yang menangis bahagia melihat mereka berdua.

    ”Tapi, aku masih belum terlalu yakin Jo. Soalnya seperti yang kamu bilang, kita baru kenal hari ini, baru mulai dekat hari ini. Jadi, aku mau kita saling mengenal lebih dekat dulu ya, baru resmiin status kita. Ok?”

    ”Hmmm, ok ok aja lah Betty. Yang penting dirimu bahagia”, jawab Jo sambil setengah becanda.

    “Ih, mulai deh ngerayunya. Oh iya satu hal lagi, aku cowo lho”, balas Betty.

    “Jangan becanda dunk”, kata Jo sambil tersenyum.

    ”Aku serius kali!”, bentak Betty dengan nada dan wajah serius.

    Senyum Jo pun menghilang. Ia terhentak bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mental saat mendengar kalimat itu. Pantas dia kuat, pantas dia blak-blakan, pantas... Kepalanya tiba-tiba menjadi kosong dan hatinya seolah-olah terlepas dan sedang terjatuh ke lubang yang sangat dalam.

    ”Serius becandanya, Jo. Kamu gimana sih, serius bener, hahahaha, it’s just a joke ok, just a joke!”, Betty berusaha menenangkan Jo.

    Sayangnya, kata-kata Betty sudah tidak bisa didengar lagi oleh Jo karena ia sudah pingsan...
    Tapi nampaknya ini akan menjadi awal yang baru sekaligus aneh bagi mereka berdua dan semoga saja, kali ini cinta mereka *****hir dengan bahagia. Semoga...

    ~Fin~


    [spoiler= comment from shasha]I like it..

    komedinya segar dan bikin tegang juga waktu Betty bilang dia cowok

    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]

    jadi? betty itu cowok atau cewek?
    blm ada kejelasannya di akhir cerita, akhirnya ngambang
    [/spoiler]
    [center][color=red][size=14pt]¤Love is too strong for reasoning¤<br />¤Life is too strong for logic¤<br />¤Nature is too strong for principal¤

  16. #16
    ~Pro Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    ¤~StradivariuS~¤ Masih Tahap Guest
    Join Date
    Nov 2008
    Posts
    1,376
    Post Thanks / Like

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Ok, second story^^
    Br slese jam 3 pagi ini, pas! Wk9x~

    Judul : A Valentine Surprise

    Karakter :
    -Lanni
    -Jessi
    -Daniel
    -Alvin
    -Felicia

    Genre :
    Romantis, Humor, Drama

    Well, kali ini ceritanya ga bersetting sesuai dengan gambar yang diberikan ma cc Lala, cuma gambar tersebut memegang salah satu peranan penting dalam cerita ini^^ Nama karakternya saya ambil langsung dari beberapa teman saya karena saya lagi malas buat nama, jadi buat ybs, BANZAI~

    Akhir kata, enjoy^^

     
    A Valentine Suprise

    Suasana hening yang biasanya menghiasi rumah Lanni tiba-tiba menghilang digantikan oleh suara teriakan anak kecil. Ya, hari ini, keponakannya yang super-bandel, Jessi, datang berkunjung ke rumahnya. Er, sebenarnya bukan berkunjung sih, tapi dititipkan oleh orang tuanya yang berangkat ke luar kota tadi pagi. Dan baru saja, salah satu vas bunga antik milik Lanni dipecahkan oleh Jessi.

    ” Jessi, kamu ini koq nakal banget ya. Liat nih vas bunga antik hadiah nenek buat kak Lanni pecah kan?!”, marah Lanni pada Jessi.

    ”Iya kak. Maafin Jessi ya, Jessi benar-benar nggak sengaja nih. Jessi benar-benar nyesal...”, pelas Jessi sambil menundukkan wajahnya.

    Lanni merasa kasihan juga melihat Jessi yang seperti itu. Ya, namanya juga anak kecil, pasti nakal dan sering membuat kesalahan. Tapi kerena ia sudah menyesal, maka Lanni memutuskan untuk memaafkan Jessi.

    ”Ya sudah, kamu jangan nakal lagi ya”, kata Lanni sambil membelai kepala Jessi.

    Tidak disangka, Jessi membalas belaian Lanni, lalu berlari ke dapur sambil tertawa dan berteriak, ”gitu aja koq ketipu, wahahahahaha”

    Lanni sepertinya sudah kehabisan kata-kata. Ia hanya bisa membereskan pecahan vas sambil mengomel dalam hati.

    ”Awas tuh anak! Huh, ngerepotin bener sih! Padahal aku maunya tidur seharian, habis jarang-jarang hari valentine pas sama hari libur kan”, omelnya.

    Ha? Tunggu... Hari valentine? Wah gila, aku benar-benar lupa klo hari ini hari valentine. Jam empat sore nanti ada acara lagi di rumah Vellina. Duh, sekarang jam berapa ya?”, tanya Lanni dalam hati sambil melihat jam dinding.

    Sudah jam lima sore ternyata.

    Sudahlah, hari ini aku emank sial. Udah ga bisa tidur seharian, lupa klo ada acara valentine, eh disuruh jaga tuh monster kecil lagi. Duh, hidup ini benar-benar tidak adil!”, teriaknya dalam hati.

    ...

    ”Udah jam enam sore lho. Kak Lanni belum mandi?’, tanya Jessi kepada Lanni yang sedang berbaring malas-malasan di ranjangnya.

    ”Berisik ah. Malas, napain mandi”, jawab Lanni asal-asalan.

    ”Ih, kak Lanni ga malu ya. Bau lho. Pantas nggak ada cowo yang mau”, ejek Jessi.

    Lanni langsung bangkit dari tempat tidurnya dan berlari mengejar Jessi. Suara teriakan anak kecil pun mulai terdengar lagi. Tanpa sengaja, Lanni tersandung dan jatuh menabrak lemari.

    ”ADUH!”, teriak Lanni kesakitan.

    Jessi yang melihat peristiwa itu langsung datang menghampiri Lanni dan mencoba membantunya berdiri.

    ”Duh ternyata kak Lanni bukan Cuma ga seksi ya, berat lagi”, ejek Jessi lagi.

    Belum sempat Lanni membalas ejekan Jessi, perhatian dia langsung tertuju pada selembar kertas yang jatuh ke kepala Jessi. Ia langsung mengambil kertas itu. Oh ternyata itu bukanlah selembar kertas, melainkan selembar foto. Foto berwarna yang tampak tua namun masih cukup bagus dan jelas.

    Foto itu sepertinya diambil pada sebuah acara. Dengan tema ruangan yang didominasi warna merah dan ornamen love di langit-langitnya, sudah dapat ditebak bahwa foto itu diambil saat acara perayaan hari valentine. Di dalam foto itu terdapat banyak sekali orang, namun yang paling mencolok adalah sepasang kekasih yang sedang bermesraan yang terpampang di paling depan foto. Selain itu, bagian sepasang kekasih itu dilingkari dengan spidol dengan berbentuk love dan sebuah tulisan yang besar dengan ganas dan tanpa ampun menimpa penduduk lain di foto tersebut.

    “Alvin Love Felicia, FOREVER!
    February, 14th 1983”

    Wah, jangan-jangan ini foto mami dan papi waktu muda ya. Ternyata, papi dan mami dari dulu sudah cakep dan serasi”, batin Lanni.

    ”Kak Lanni, itu foto apa?”, tanya Jessi yang daritadi ikutan memperhatikan foto tersebut.

    ”Oh, ini foto om Alvin ma tante Feli dulu waktu masih muda”, jawab Lanni.

    ”Wah, yang lagi pelukan ya kak? Cantik yah tante Felicianya. Om Alvin ganteng banget lagi.”, kata Jessi sambil tersenyum.

    Ya, setahu Lanni, papa dan mamanya adalah salah satu pasangan yang paling mesra dan paling serasi pada masanya. Papanya dulu adalah seorang pria yang ganteng dan ahli dalam bermusik dan pernah menjadi gitaris untuk sebuah band yang sangat terkenal pada masanya, Luna Ocean. Sedangkan mamanya adalah seorang wanita yang sangat ahli dalam bidang seni lukis dan sering mendapat banyak penghargaan untuk karya-karyanya. Mereka bertemu pada sebuah acara pameran seni dan kemudian saling jatuh cinta lalu-pendek kata-menikah. Sedangkan anak mereka? Hanya seorang gadis pemalas tanpa keahlian, single, dan merana yang sedang kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta.

    Sebuah pelukan hangat membuyarkan lamunan Lanni.

    ”Kak Lanni, happy valentine ya”, kata Jessi sambil tersenyum.

    ”Maaf klo Jessi sering buat kak Lanni marah, maaf juga Jessi dah sering ngejek kak Lanni cewe yang nggak laku. Jessi cuma becanda”, sambungnya.

    ”Jessi sayang banget ma kak Lanni”, dan pelukan Jessi pun makin erat.

    Lanni terhenyak mendengar perkataan Jessi. Ia pun membalas pelukan Jessi dan berkata, ”Iya Jes. Kak Lanni juga sayang ma Jessi, happy valentine”

    Kemudian Lanni melepaskan pelukan Jessi dan mengecup keningnya.

    ”Eh kak Lanni, Jessi ada bikin coklat lho buat kak Lanni. Tapi sebelumnya kak Lanni mandi dulu ya. Dah bau tuh. Jessi hampir pingsan tadi pas meluk kak Lanni dan benar-benar hampir pingsan pas dicium tadi. Ga mungkin kan kak Daniel mau ma cewe bau”, ejek Jessi sambil berlari ke dapur.

    Kali ini Lanni hanya tersenyum saja.

    Tapi, hei! Bagaimana Jessi bisa tahu tentang Daniel? Wah musti aku tanyain nih tar pas abis mandi!

    ...

    ”Sudah boleh buka belum?”, tanya Lanni.

    ”Belum kak Lanni. Awas, jangan buka dulu matanya. Ini benar-benar kejutan buat kak Lanni. Coklat paling spesial ga bakal spesial lagi klo kak Lanni buka mata sekarang”, jawab Jessi.

    Sebenarnya, Lanni sudah sangat tidak sabar ingin membuka matanya dan melihat seperti apa coklat paling spesial yang akan diberikan Jessi untuknya. Tapi mau tidak mau ia harus mengikuti aturan mainnya.

    ”Ok, dah sampai. Silahkan buka matanya kak Lanni”, perintah Jessi.

    Lanni pun membuka matanya dan ia tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh matanya. Daniel sedang berlutut sambil memberikan sebuket bunga mawar merah kepadanya.

    ”Happy valentine Lanni”, kata Daniel.

    ”I love you. Would you love to be my valentine?”, tanya Daniel.

    Muka Lanni langsung memerah, benar-benar merah seperti tomat yang sudah matang.

    “Tapi… tapi… koq kamu…”, jawab Lanni salting.

    ”Sebenarnya aku mau kasih bunga ini pas di acara valentine tadi. Tapi kamu nggak pergi sih. Aku sudah berjanji pada diri sendiri untuk menyatakan perasaanku padamu hari ini. Jadi ya aku datang aja ke sini”, jelas Daniel.

    ”Jadi, maukah kamu menjadi valentineku, Lanni?”, tanyanya lagi.

    ”AKU MAU! AKU MAU!”, teriak Lanni dengan sangat keras.

    Daniel tampak terkejut dengan jawaban Lanni. Tapi ia kemudian tertawa setelah mendengar teriakan dari seberang ruang, yang juga membuat wajah Lanni semakin memerah.

    ”Ah dasar cewe ga seksi. Masa gitu aja salting sih, wahahahahaha”

    ...

    Tidak terasa hari sudah larut dan Lanni masih tidak bisa percaya bahwa pada hari valentine ini, ia sudah mempunyai pacar, yaitu Daniel, cowo yang selama ini ia idam-idamkan. Datang sendiri ke rumahnya dan menyatakan perasaannya dengan sebuket bunga mawar merah. Lanni tidak bisa menahan senyumnya dan hal ini membuat Jessi menjadi agak takut berada di dekat Lanni (soalnya menurut Jessi, senyum Lanni mesum).

    Lanni kemudian mengambil foto yang ditemukannya tadi sore. Ia membalikkan foto itu dan membaca sebuah kalimat yang tertulis rapi.

    “Althought we’re aging by time, our love will stay the same, tender and forever...
    With love, Alvin”

    Semoga kisah cinta aku kali ini semanis kisah cinta papa dan mama”, batinnya.

    Lalu ia menaruh foto itu ke dalam laci lemarinya.

    Ya sudahlah, aku mau tidur ah, tapi sebelumnya sms yayank dulu ah”, lanjutnya sambil tersenyum-mesum.

    Baru saja ia mengambil handphonenya, masuk dua buah sms. Salah satunya adalah sms dari Daniel yang isinya, tentu saja, rahasia perusahaan. Sedangkan yang satunya lagi adalah sms dari Jessi.

    Wah ternyata tuh anak cuma pura-pura tidur, awas ya besok!”, omelnya dalam hati.
    Ia kemudian membuka sms dari Jessi.

    “C Lanni, slmt y d jadian. Cieeeee, snang nih =P~ Bsk trktr y =) Btw, lain x hp tuh trh yg bnr biar Jessi ga bs bc sms c Lanni ma k Daniel =P~ Hw9x~”

    ~Fin~


    [spoiler=comment from shasha]gaya ''teenlit" banget..

    lucu dan manis

    tapi kurang diolah supaya menarik...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    [font=Century Gothic]kurang bumbu,
    tp cukup romantis untuk dibaca,
    walau akhirnya tertutup dengan kata "jadian"
    [/spoiler]
    [center][color=red][size=14pt]¤Love is too strong for reasoning¤<br />¤Life is too strong for logic¤<br />¤Nature is too strong for principal¤

  17. #17
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    Kamezou Calon Terkenal di Forum Kamezou Calon Terkenal di Forum Kamezou's Avatar
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    2,520
    Post Thanks / Like
    Achievements
    Awards

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    last story
    maap klo g nyambung
    ud g ada ide
    (endingnya aneh)
    Tokoh yg dipake:cewe yg lgi nangis

     
    Valent,sudah 10 tahun aku terkena kanker.Pada tanggal 7 Februari 2009,aku kaget mendengar perkataan dokter.Mengapa?karena hidupku tinggal 7 hari.Aku ingin membuat hal yang bisa membuat temanku bahagia.Aku ingin menjadi CUPID.aku sudah menyebarkan selebaran yang bertuliskan”Valent siap membantu bagi kalian yang belum mempunyai pasangan sebelum Valentine.”
    Setelah selebaran itu kubagkan,aku kedatangan client bernama Rose.ia ingin aku membantunya agar ia bisa pacaran dengan ketua OSIS.Aku sempat takut gagal,karena Rose itu tomboy,malas,dan suka bolos menyukai ketua OSIS yang baik,rajin,dan selalu menjadi juara 1.Tetapi aku tidak menyerah,karena aku pintar mendadani orang,aku mendandani Rose,dan ia tampak cantik.
    Setelah Rose kudandani,ia langsung menyatakan cintanya kepada ketua OSIS.Aku hanya melihatnya dari jauh,dan kulihat Rose menangis.Aku mengira ia ditolak.Aku pun langsung berlari ke situ.Dan ternyata cinta Rose diterima!ternyata Rose menangis karena bahagia.Aku pun juga bahagia.Hidupku tinggal 6 hari lagi.Aku kedatangan client lagi.Dan client itu adalah sahabatku.Namanya Evelyn.Tentu saja aku semangat membantunya.
    Ternyata,sahabatku menyukai adik kelas yang pintar basket bernawa Darwin.Aku kesulitan membantunya,karena Darwin sudah mempunyai pacar.Aku hanya mondar mandir saja di perpustakaan,tetapi saat itu kulihat Darwin sedang bertengkar dengan pacarnya.Dan aku kaget,tiba-tiba Evelyn ada di depan Darwin.Dan Evelyn menembak Darwin.Darwin tidak menjawab,dan Darwin pergi.Evelyn hanya terdiam dan menangis.Aku me menghampiri Evelyn,tapi tiba-tiba aku pingsan.Aku pingsan selama 4 hari,hidupku tinggal 2 hari lagi.
    Di tempat tidurku ada surat dari Evelyn,ternyata cintanya diterima Darwin.Aku senang.Kemudian aku kedatangan client.Aku kaget melihat clientku.Karena clientku adalah guru IPA yang galak,namanya Christ.Tetapi aku tetap mau membantunya.Aku mau tertawa saat ia bilang mau berpacaran dengan kepala sekolah.Mengapa aku tertawa?karena muka guruku memerah seperti tomat.Pertama,aku membantunya membuat surat cinta.Dan surat cinta itu membuat Kepala Sekolah senang.
    Kedua,aku mempertemukan mereka di tempat yang romantis.Dan saat itu,kepala sekolah menyatakan cintanya kepada Bu Christ.Ternyata kepala sekolah sudah 5 tahun jatuh cinta pada bu Christ.Dan akhirnya,mereka berpacaran.Hari berlalu dengan cepat,Besok hari terakhir aku hidup.Aku akan membuat pesta valentine di rumahku.Tanggal 13 Februari,aku tidak masuk sekolah,karena aku sedang menyiapkan segala sesuatu untuk pesta.Tanggal 14 February telah dating,semua teman-temanku dating.Aku hanya melihat saja.Aku senang melihat semua berdansa.Tiba-tiba aku menangis.Aku tidak mau meninggal,aku tidak mau meninggalkan semuanya.5 menit kemudian,aku tidak bisa bernafas.Aku telah hilang dari dunia ini.Aku masih berbentuk roh,aku melihat semua teman-temanku menangis.Tidak ada yang berani menyentuh mayatku.Setelah di surga,aku meminta tolong kepada Tuhan,aku ingin menjadi cupid.Tuhan mengabulkan permintaanku.Mulai sekarang,hari-hariku menjadi sangat bahagia.Apakah kalian mau mempunya pacar?panggil saja aku!pasti aku akan membuat kalian mempunyai pacar.

    Map klo ceritanya terlalu panjang/g jelas @@

    [spoiler=comment from shasha]ide cerita

    shasha suka idenya menarik

    tapi penyusunan paragrafnya padat banget...

    ditambah lagi gaya penceritaannya kurang ngalir...

    rasanya jadi ada yang miss
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    singkat, pada dan jelas
    paling nda akhirnya ada imajinasi yang tergali, selamat untuk karya yang cukup baik ^^
    [/spoiler]
    mencoba beradaptasi dgn forum yang sekarang ('____' )

  18. #18
    ~Pro Poster~
    This user has no status.
     
    ----
     
    ~Killua-cute~ Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    1,351
    Post Thanks / Like

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Karakter yang digunakan:

    sorry pake gbr
    soalnya gw ga bs jelasin tokohnya sih...

    Story begin..

     
    At The Valentine Party

    Tanggal 14 Februari, Alexia dan Clarissa, sahabatnya, diundang temannya untuk kepesta Valentine,

    “uh… koq aku diajak kepesta sih? Padahal mereka kan tau, gw ga suka sama yang namanya pesta, apalagi Valentine, huh! sebel deh.” Kata Alexia

    Sambil menggerutu, diapun membuka album fotonya, terlihat 2 pasangan yang sedang bermesraan di dalam foto itu, Ya,cewek yang didalam itu adalah Alexia bersama pacarnya.

    “Padahal kamu sudah janji tidak akan meninggalkanku, Mengapa kamu harus pergi?”

    Sambil menitikan air mata. Alexia teringat pacarnya meninggal setahun yang lalu ketika ingin memberikan Alexia sebuah kejutan ketika Valentine, pacarnya tertabrak ketika perjalanan menjemput Alexia. Mungkin itu adalah kenangan Valentine terpahit yang dialami Alexia, dan itulah penyebab dia benci hari Valentine.

    “Alexia… udah siap belum?” Tanya Clarissa sambil membuka pintu kamar Alexia. Melihat foto kenangan Alexia dan pacarnya, dia langsung terdiam.

    “Kamu… teringat dia lagi?” tanya Clarissa.

    Alexia mengangguk pelan.

    “Sudahlah, tidak usah bersedih terus, kan cowok di dunia ini bukan cuma dia aja, ayo siap-siap, mana tau ketemu yang lebih cakep loh..” Hiburnya

    “Malas ah! Gw lagi cape..”

    “Ayo dong.. Masa lu mau hilangin kesempatan ini.., sayang kan? Kalau lu ga mau cari cowo disana, setidaknya temenin aku dong, masa gw sendiri yang pergi?” rengek Clarissa.

    “Ya udah lah, tunggu diluar dulu, gw mau siap-siap dulu” kata Alexia sambil mendorong Clarissa keluar.

    “Asyik! pakai yang baju yang cantik ya! Ntar yang lainnya juga ikut lho!” seru Clarissa.

    “Iya, Iya, ga usah ribut deh!”

    Setelah bersiap-siap, mereka pergi ke pesta Valentine bersama Teman-temannya.

    Sesampai di tempat pesta, Clarissa terlalu girang, loncat sini, loncat sana, kayak monyet.

    “Duh… Clar, bisa ga sih agak tenang? Lu kayak monyet mau rebut pisang aja.” Keluh Alexia.

    “Mana bisa tenang? Liat tuh ada cowok cakep, Hey! Lihat kesini dong!” Seru Clarissa.

    Tanpa memperhatikan Clarissa, cowo berjas putih itu lewat begitu saja.

    “Parah! Clarissa sampai segitunya, mana mau cowo itu liat ke dia?” kata Alexia dalam hati.

    “Yah.. cowo itu pergi.. padahal cakep loh…” ucap Clarissa dengan sedih.

    “Iya.. Iya.. sabar aja, kan masih ada yang lain?” hibur alexia.

    “Hu-uh.. eh, xia, liat tuh ada pasangan yang mau ciuman, duh… so sweet deh” kata Clarissa.

    “Hush, ga usah liat-liat orang ciuman. Dasar kau. Pergi sana tuh cowo jas putih maih sendirian, dekati aja dia sekarang” Perintah Alexia.

    “Whad?! Ohya, pergi dulu ya.” Katanya Clarissa sambil lari menghampir cowo itu

    “Clarissa semangat banget,ya, makan kue dulu ah.” Kata Alexia

    Waktu Alexia berjalan ke meja yang ada kue, tanpa sengaja Alexia melihat sepasang cowo cewe sedang berdansa dengan mesra, wajah cowonya itu mirip sekali dengan pacarnya yang telah meninggal.

    “Seandainya kamu masih disini, mungkin kita tidak akan kalah mesra dari pasangan itu, ah udahlah, semoga cinta antara pasangan itu abadi untuk selamanya” ucap Alexia didalam hati.

    kyknya agak gaje deh.

    [spoiler=comment from shasha]ide yang bagus

    tapi lagi2 pengekspresiannya kurang

    cerita ini seperti belum selesai dan nda ada klimaksnya...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]

    kurang romantis...
    ceritanya datar...
    tp bisa buat cerita dengan ide yg seperti ini udah cukup bagus lho.. ^^

    [/spoiler]

  19. #19
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    *|[Amoure]|* Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    2,045
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    Valentine Love Life Letter

    Genre = Romantic, dengan sedikit bumbu Comedy

    Characters =
    * Christy (pake nama sendiri wkwkw), cewe yang bdiri d blkg meja sambil nangis..
    * Peter, cowo yg pelukan xama cewe (pojok kiri bawah)
    * UNNAMED, adenya Peter. yang keliatannya lg pelukan sama Peter.
    * Etc de yg laen".. Ga ada di gambar

    Another source = Love 119, credits for the song

    Finished time = February 28, 2009, 07:52:29 PM (tambah mepet sm deadline awkawka)

    Personal comment = well.. no comment ah.. critanya panjang bgt, kalo di post di word bisa nyampe 10 page loh. ga percaya ? coba aj..


    hmm. insiprasinya dateng sendiri ke otak gw waktu gw lg merenung" gt.. dibuat dalam waktu 5 jam nonstop. wakwkaw.
    walaupun panjang, cerita ini gw buat se-gak bosenin mungkin kok.
    enjoy reading. hope you like it..

    special thanks buat smua yg nyemangatin gw selesein cerpen ini. kalo gak ada kalian, cerita ini gak mungkin selese sekarang. also thanks for the critics ya. it's very usefull.



     


    Seandainya hal itu tak pernah ada, aku pasti takkan jadi begini. Terpuruk dalam ruangan sempit, suram, dan membosankan ini. Tak ada yang berubah, padahal sudah bertahun-tahun aku terperangkap dalam ruangan ini karena sebuah alasan.
    Namaku Christy, sekarang usiaku 15 tahun. Sudah hampir tiga tahun aku ada di dalam kamar Rumah Sakit ini karena penyakit yang telah menggerogoti tubuhku serta masa indah di SMPku. Aku tak bisa melanjutkan sekolah, dan bersosialisasi dengan teman-temanku. Hanya terapi dan obat yang aku dapati selama ini.

    ***

    Hari ini adalah hari pertamaku di SMP, hari pertama aku mengenakan seragam putih-biru.

    "Ah ! Chris, liat itu dong !" teriak Lala, sahabatku sejak SD yang kini masih sekelas denganku.

    "Apaan sih ?" kataku cuek.

    "Itu loh.. Temen sekelas kita. Keren banget. Duh, jago banget main basketnya. Liat tuh, shootnya masuk lagi. Kyaaa~ "

    "Hah ?" kataku sambil mendongak. Aku tertegun memandang sosok di seberang lapangan. Tubuhnya tinggi, matanya indah, dan senyumnya terlihat ramah.
    Dapat kurasakan suatu perasaan aneh, perasaan yang membuat hatiku berbunga-bunga. Ah, mungkin ini yang namanya cinta pada pandangan pertama. Baru pertama kali aku merasakannya.

    "Eh.. Siapa namanya, La ?" tanyaku pada Lala.

    "Ah.. Kenapa ? Ih, kamu suka ya ? Ciee.. ciee.. Dari tadi kan dia duduk di sebelah kamu waktu di kelas. Masa gak nyadar ? Dasar.. Bukannya dia tadi duduk di sebelah kamu. Bukannya cari kesempatan buat kenalan.."

    "Ih, apaan sih ? Kan aku cuma pengan nanya doang. Gengsi dong, masa namanya aja aku gak tau ?" bantahku.

    "Ya, gak apa-apa sih kalo kamu tertarik. Aku juga kok. Haha.. Namanya Peter.. Keren banget kan ?"

    "Hmm.. ya..," jawabku dengan malas.

    KRIIIIIING..

    Bel pertanda kelas selanjutnya dimulai pun berbunyi. Aku dan Lala berjalan menuju kelas, dan langsung duduk di tempat kami masing-masing.
    Aku menengok ke sebelah kananku, untuk membuktikan apa yang dikatakan Lala.
    DEG !
    Ternyata benar, dia duduk di sampingku. Aku terus memandanginya dengan kagum. Jantungku pun berdebar dengan kencang. Aduh, apakah dia dapat mendengar debaran ini ?

    "DOR !" kata Peter seraya membuyarkan lamunanku.

    "Eh.. eh.. Iya ?" kataku gugup.

    “Dari tadi ngeliatin aku aja. Suka ya?”

    Karena kaget, aku pun menjawab dengan latah, “Ehh.. Ah. YA SUKA LAH ! SECARA KAMU TUH…..”

    “…..”

    Ah, lagi-lagi aku keceplosan. Pake acara teriak-teriak lagi. Apes banget sih hari ini ! Baru hari pertama udah ngancurin image.

    “Heh kalian ! Berisik banget sih ah, I ngajar gak didengerin ya.. Bagus banget. You-you berdua, keluar dari sini !” sambar Pak Ferry, wali kelasku yang gaya bahasanya mirip *piiiip*. Kalian bisa lihat sendiri lah dari gaya bicaranya.

    “Yah pak. Kita kan cuma…” kataku mengelak.

    “Ah.. Keluar. KELUAR !” teriak Pak Ferry.

    “….”

    Kami berdua pun berjalan keluar dari kelas. Aha, kesempatan bagus nih buat kenalan sama dia ! Sampai di luar kelas, kami pun melanjutkan pembicaraan.

    “Oh ya, memangnya benar omongan kamu tadi ? Yang suka-suka itu loh. Padahal aku tanyanya aja Cuma bercanda,” kata Peter dengan nada serius.

    “Hmm. Bukan suka sih, sekedar kagum aja,” jawabku malu-malu.

    “Oh. Aku kira kamu beneran suka. Haha.. Oh ya, kita belum kenalan ya ? Aku Peter”

    “Aku Christy” kataku sambil menyalaminya.

    “Oh. Nice name..”

    Entah mengapa, kepalaku rasanya berputar. Rasanya semuanya berputar di sekelilingku. Tepat setelah itu, aku pun tak bisa merasakan apapun lagi.
    Setelah tersadar, aku hanya melihat sebuah ruangan kecil dengan berbagai fasilitas di dalamnya. Sebuah TV, telepon, berbagai saklar, alat infus, dan lain-lain. Tak lama kemudian, seorang perempuan berparas menawan masuk ke dalam ruangan ini.

    “Eh kamu.. Akhirnya siuman juga ya ?” kata Suster itu menatapku senang.

    “Hah ? Iya Sus. Memangnya apa yang terjadi pada saya ?” jawabku bingung.

    “Kamu sudah koma selama kurang-lebih seminggu. Syukurlah, kamu sudah sadar. Semua orang mengkhawatirkanmu.”

    “Hmm. Lalu Sus, orang tuaku dimana ?” kataku dengan nada sedikit cemas.

    “Tak usah cemas, tadi Mamamu sedang mencari makanan di kantin RS. Sebentar lagi dia akan kemari.”

    Sekitar 15 menit kemudian, Mama datang.

    “Ya ampun Chris, akhirnya kamu sadar juga. Mama khawatir sekali, sudah 1 minggu kamu tidak siuman. Ya sudah, kamu istirahat dulu ya.” Kata mama dengan senyum yang agak memaksa.

    “Iya ma,” kataku tanpa membantah dan langsung memejamkan mataku.

    Sayup-sayup dapat kurasakan Mama membelai rambutku. Saat itu, Mama tidak menyadari bahwa aku hanya pura-pura tertidur. Tiba-tiba, seorang dokter yang berpakaian serba putih masuk ke dalam kamarku ini, dan mulai berbicara kepada mamaku.

    “Maaf bu. Tapi, sepertinya anak ibu harus terus dirawat di sini, kalau tidak kondisinya bisa semakin parah. Sel kanker itu sudah mulai menyebar dan berkembang di seluruh tubuhnya..”

    Hah ? Apa yang dibicarakan orang ini ? Dapat kudengar suara isak tangis dan helaan nafas Mama.

    “Tapi, Dok. Apakah ada kemungkinan baginya untuk sembuh ? Saya tidak mungkin terus-menerus mengurungnya di dalam ruangan ini. Dia juga butuh bermain, sekolah, dan lain-lain” kata Mama kepada Dokter itu.

    “Apa boleh buat Bu, keputusan ada di tangan Ibu. Kami akan berusaha semaksimal mungkin, walaupun kemungkinan kesembuhannya sangat kecil..”

    “Baiklah Dok, saya akan biarkan dia dirawat di sini. Tapi, kira-kira berapa lama lagi dia bisa bertahan ?”

    “Kira-kira 3 tahun lagi. Namun, jika terselamatkan dia bisa hidup lebih lama lagi.” Jawab sang Dokter.

    “Tolong rawat dia baik-baik. Saya serahkan seluruh pengobatannya kepada anda.”

    “AAAAAAAAH,” tiba-tiba aku berteriak sekencang mungkin. Mama dan Dokter itu memandangiku dengan kaget.

    “Loh, Chris. Bukannya tadi kamu tidur ? Apa kamu dengar apa yang kami bicarakan ? Tenang saja, yang tadi itu semuanya tidak benar,” kata Mama sambil mencoba menenangkanku.

    “AH ! PEMBOHONG ! KALAU AKU SULIT UNTUK DISEMBUHKAN, UNTUK APA AKU BERTAHAN ? LEBIH BAIK AKU MATI SAJA , DARIPADA AKU MEREPOTKAN SEMUA ORANG !” teriakku sambil menangis tersedu-sedu. Aku pun mencabut selang infusku, dan berusaha mencari benda untuk melukai diriku.


    “Christy ! Jangan…” kata Mama sambil menarikku kembali ke tempat tidur.

    Aku tak mampu berkata-kata lagi, yang dapat kulakukan hanya terus menangis, dan menangis sampai aku kembali tertidur.


    ***


    Huh, itu semua hanya kenangan lamaku. Sebenarnya ada hal yang membuatku terus ingin bertahan di hidup di Dunia ini. Sebentar, aku ambilkan dulu barangnya. Aha, ini dia ! Tumpukan surat dari seseorang yang mengaku bernama Randy. Aku belum pernah bertemu dengan orangnya, karena hanya suster yang biasanya mengantarkan surat darinya kepadaku dan balasanku kepadanya. Namun, setiap kali aku bertanya pada suster, seperti apa rupanya dan mengapa dia tak pernah menemuiku, suster hanya selalu tersenyum misterius . Hanya Randy yang menjadi sumber kehidupanku sekarang, dan hanya dia yang terus menyemangatiku untuk tegar menghadapi hidup ini, sehingga hingga saat ini aku selalu ceria dan bersemangat meski harus tetap dirawat.

    Aku selalu menganggapnya spesial di mataku, tentu saja karena dia adalah orang yang paling peduli kepadaku, selain keluarga dan sahabatku. Mendingan aku sama dia sih, daripada aku sama si Peter itu. Mencariku atau memberi kabar pun tidak, mentang-mentang sudah hampir tiga tahun aku tidak bertemu dengannya. Huh.. By the way, penasaran apa isi suratnya ? Akan kubacakan beberapa ya..

    “Dear Christy. It’s glad to see your development. Jangan coba-coba bunuh diri lagi ya, hahaha.. Cepat sembuh yaa, Ganbatte. ^o^ ”
    *Randy*
    Ehem.. Ternyata dia tahu aku pernah mencoba bunuh diri. Kira-kira dia tau dari mana ya ?

    “nul saranghe sewuli jinado
    nul saranghe sesangi byunhandedo
    daleun nugudo nul deshin halsoo ubtsuh
    nuhdo algoitjana
    ne sarangeun dan harudo mot shiwuh
    nuh ubshi nan han soongando mot sala
    niga issuhyahman nan soomeul shiwun
    yungwonhi unjeggajina saranghe”
    Ah.. Apa pula artinya surat ini ? Bahasa Planet kah ?

    “Ah Christy. Masa begitu saja tidak tahu artinya ? Itu bahasa Korea, artinya..
    i love you, even as time goes by
    i love you, even if the world changes
    no one can replace you, even you know that
    my love can’t rest a day
    i can’t live a moment without you
    i can breathe only if you’re with me
    i love you forever and ever”
    Oh. Baru kali ini aku membaca yang begituan.. Suatu saat nanti dia harus menyanyikannya lagu yang ditulisnya tadi untukku ! Btw, KOK ADA LOVE-LOVENYA ? Emangnya dia kenal sama aku ? Kenal saja tidak, pake love-love segala.

    “Ya… Sebenarnya aku tahu kamu, tapi mungkin kamu tidak tahu aku. Kan aku selama ini memperhatikan kamu. =] “
    DHEG ! Memperhatikan ? Ah sebenarnya siapa sih dia ? Aku jadi tambah penasaran.

    “Penasaran ? Baguslah. Hahaha.. Aku memang sengaja membuatmu penasaran.”
    Orang ini. Ahh.. Membuatku jadi tertarik padanya. Siapa sih orang ini ?

    “Kamu tertarik padaku ? HAHAHAH. Katanya belum pernah ketemu gak boleh love-lovean, sekarang malah kamu yang tertarik padaku. Tapi bagaimana kalau seandainya aku jelek, cebol, bodoh, dan menyebalkan ? =P “
    Ah. Masalah fisik ? Aku tidak peduli ! Kita berteman kan tidak perlu memandang fisik. Kalau Randy tidak ada, sekarang aku pun tak mungkin bisa berada di sini.

    ”Syukurlah kalau kamu masih hidup sekarang. Aku memang masih ingin kamu hidup. Hoho.. Tapi aku melakukan ini semua karena…..
    Yee, sekarang malah bikin penasaran. Ngomong-ngomong, aku ingin juga bertemu dengan dia. Sampai kapan kami hanya surat-suratan seperti ini ? Huh..

    “Hmm.. Ketemu ? Boleh. Tapi nanti ya setelah keadaanmu sudah sehat kembali. Nanti kita bertemu di Pesta Valentine Kota. Ingat jaga kesehatan, jangan sampai kamu pingsan saat kita ketemuan. =} “
    Pasti lah aku jaga kesehatan. Aku hidup sampai sekarang ini juga karena Randy. Hihi.. Eh, tapi Valentine itu tanggal berapa ya ? Aku tidak tahu.

    “Ya ampun…. Tanggal 14 Februari lah ! Kamu ini……”
    Hahaha.. Maklum lah, aku memang kurang info. Wow, berarti satu minggu lagi dong ? Yess.. Aku pasti tampil secantik mungkin !

    “Oke. Aku temui kamu di Pesta itu ya, jam 7 malam.. Jangan lupa. Aku tunggu kamu di depan dinding yang bertuliskan Happy Valentine’s Day (di Gedung Balai Kota). Aku pakai topi biru, kaos putih, dan celana panjang hitam. See you. ^^ ”
    ***

    Yeay ! Akhirnya hari ini Valentine, berarti hari ini juga aku akan menemui Randy. Kata dokter, keadaanku hari ini sangat baik dan perkembanganku sangat pesat. Mungkin ini yang namanya keajaiban cinta, bahkan kanker pun dilenyapkannya. Haha..

    Akhirnya, aku berangkat ke Balai Kota, diantar oleh Papa. Sesampai di sana, aku melihat bahwa di depan gedung sudah terpasang spanduk bertuliskan Happy Valentine. Aku segera masuk ke dalam gedung. Gantungan berbentuk hati berwarna-warni sudah terpasang di langit-langit. Lampu merah bulat pun terus berputar dan bercahaya.

    Aku pun memandang ke arah dinding yang bertuliskan Happy Valentine’s Day, mencari keberadaan Randy. Samar-samar dapat kulihat seseorang bertopi biru, berkaos putih, dan bercelana hitam. Aku melangkah mendekat, memastikan bahwa itu memang benar Randy. Saat mendekat, kulihat orang itu sedang memeluk seorang perempuan yang sangat cantik. Air mataku pun jatuh, tak tertahankan.

    “Randy.. Kau..”

    “Ah Christy,” katanya sambil cepat melepaskan pelukan permpuan cantik itu.

    Loh, kok orang ini mirip sekali dengan Peter ? Ah, peduli amat .. Pokoknya aku tidak mau mengganggu mereka berdua ! Aku pun berlari keluar gedung itu, berlari melewati jalan-jalan yang penuh lalu lalang.
    “CHRISTYYYY ! TUNGGU !” teriak Randy dari belakangku. Ah, aku tidak peduli. Aku tetap terus lari, lari, dan lari. Sampai akhirnya aku kelelahan, dan berhenti tepat di tengan jalan. Aku terengah-engah.. Tiba-tiba, sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi melesat ke arahku. Aku tak mampu lagi untuk bergerak.

    Sekarang, mobil itu hanya berjarak 5 meter dariku. Aku hanya pasrah dan diam di tempat. Untuk apa aku hidup kalau tidak ada Randy ? Padahal Randy yang selama ini menjadi semangat hidupku. Mobil itu semakin dekat.. Aku merasakan sebuah dorongan yang mendorongku hingga ke samping jalan. Mobil itu gagal menabrakku.

    “CHRISTY ! Kamu mau ngapain sih ? Bunuh diri ?” kata Peter kepadaku.

    “AHHHH RANDY DIMANA ?” teriakku pada Peter.

    “Aku Randy ! Aku yang selama ini menyamar jadi Randy !”

    Aku hanya terdiam, dan menatapnya tak percaya.

    “Aku selama ini tidak berani langsung muncul di hadapanmu sebagai diriku sendiri, maka aku menyamar menjadi Randy untuk menyatakan perasaanku. Aku sangat senang mendengar bahwa kau tertarik padaku. Maka, sejak saat itu aku sudah bertekad untuk mengatakan ini padamu tadi, aku sangat mencintaimu ! Aku tidak mau kau pergi dan meninggalkanku, tetapi kau malah lari..” jelas Peter kepadaku.

    “Lalu, kalau kau mencintaiku, mengapa kau memeluk perempuan lain ?”

    Dia pun tertawa terbahak-bahak. Aku pun kesal dan bertanya padanya,
    “Kenapa kamu ketawa ? Ada yang lucu ?”

    “Iya, kamu lucu. Perempuan tadi adikku. Sebenarnya juga aku tidak ingin dengan sengaja memeluknya, aku Cuma mau melihat luka di dahinya sih.. Sebelum kamu datang kan dia tertimpa hiasan berbentuk hati yang jatuh itu. Tidak kenapa-napa sih, hanya luka kecil saja.. Jadi benar apa yang kamu katakan itu ? Apa kamu mau jadi pacarku, Chris ?” tanya Peter.

    “Hmm..”

    “Ah, gak usah banyak mikir deh. Hahhaha, aku udah tahu kok kamu mau. Ya sudah, mulai sekarang kamu harus tetap sama aku ya.. Jangan selingkuh !”

    “Ya, Peter” jawabku sambil tersenyum. Dia pun mengecup keningku.
    Ah.. Ini adalah pertama kalinya aku merayakan Valentine, dengan seorang pacar tentunya. Thanks Peter, you’re my everything. I can’t live without you.



    THE END


    [spoiler=comment from shasha]so sweet

    pantes jadi pemenang favorit

    cm ada sedikit masukan, saat kamu membuat cerita yang berkaitan dengan ilmu kedokteran

    ada baiknya untuk meriset terlebih dahulu supaya apa yang kamu tulis itu relevan dan bisa dipertanggungjawabkan.

    karena biasanya pembaca menganggap apa yang tertulis dalam sebuah cerita itu adalah benar.
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    cukup menarik,
    terpukau dengan cara membawakan ceritany, akhirnya juga bahagia,
    dan ide surat? baru dan segar juga ^^
    nice job!
    [/spoiler]
    [center][color=hotpink][size=11pt]IreiyCassie [Storm Screamer 8x] @ Mongol<br />[size=7pt]unactive <br />[hr]<br />[size=8pt][color=teal][i]Que tout reste comme mon passé .. <br />espérons que nous allons rencontrer un autre jour

  20. #20
    ~Poster Idol~
    This user has no status.
     
    ----
     
    R u k a w a Masih Tahap Guest
    Join Date
    Jan 2009
    Posts
    2,161
    Post Thanks / Like
    Achievements

    Re: [EVENT] Valentine Story Telling Contest

    ^^
    Tokoh yg digunakan
    Cowo yg lagi pelukan
    Cowo = Felix
    Cewe = Flora
    Kakaknya Cewe = Rena
    Walaupun sedih , ada lucu nya juga kok ..
    Sorry , gw emang gak bakat bikin cerita lucu jadi dikit banget lucunya ..
    Darisana nya pujangga cinta gitu loh


     
    Pada suatu hari ada anak laki-laki bernama Felix , dia masih berumur 15 tahun .. Dia baru saja lulus SMP .. Lalu ada teman perempuan Felix bernama Rena , sudah lama Felix memperhatikan Rena .. Dia memang suka kepada Rena .. Dari penampilannya , kelembutannya sungguh membuat Felix terpesona ..
    Felix melihat Rena menangis di taman ketika pulang sekolah , " Kenapa kamu menangis , Ren ? " Tegur Felix ..
    Rena tertegun saat Felix bertanya demikian , lalu Rena mulai mengusap air matanya dan menjawab pertanyaan Felix , " Gak ada apa-apa kok , Lix .. Mata aku cuma kelilipan .. "
    Felix berkata , " Ah , gak usah bohong .. Aku melihat kok dari mata kamu kalo kamu lagi punya masalah .. Nggak usah malu lagi ama aku .. Hidup ini ada senang ada sedih , ada suka dan duka .. Cerita aja ke aku .. "

    Mendengar dia berkata demikian , Rena makin menangis dan air matanya turun .. Setelah beberapa lama kemudian , Rena mulai berhenti menangis dan menceritakan semuanya ke Felix ..
    " Aku bukan anak kandung dari orang tua ku .. " Kata Rena .
    Balas Felix , " Apa hal itu membuat kamu membuang air matamu dengan sia-sia?
    Rena terdiam sejenak , lalu menjawab , " Jelas kan membuatku sedih ? Selama ini aku bahagia sekali karena mendapat kasih sayang berlebih dari kedua orang tua ku .. Tapi itu semua hanya omong kosong belaka .."
    Lalu Felix membalas , " Kamu sayang kepada mereka ? "
    Kata Rena , " Jelas aku sayang mereka , mereka adalah orangtuaku .. Walaupun bukan orang tua kandung .."
    Kata Felix , " Jika kamu sayang mereka , dan mereka menyayangi kamu , kenapa kamu sedih ? Kamu masih beruntung memiliki kedua orangtua yang sayang kepadamu, apa kamu tidak melihat banyak anak yang tidak memiliki orang tua ? "
    " Mungkin benar katamu , Lix .. Aku masih beruntung memiliki orangtua yang sungguh sayang kepadaku .."
    Tiba-tiba ada seorang Ibu memanggil , " Rena , Rena , nak ayo kita pulang !"
    "Itu ibumu , Ren ?" Kata Felix ..
    "Iya , aku sudah dijemput pulang .." Balas Rena
    "Lihat kan betapa sayangnya orang tua mu kepadamu.."Kata Felix ..
    Kata Rena , " Iya aku sadar Lix masih ada yg sungguh sayang aku .. Aku pulang dulu ya .."
    Felix berkata , " Oke , oh ya besok kan hari valentine .. Jangan lupa datang ke rumah aku , besok kan hari valentine .. Aku ingin ngerayain valentine ini sama kamu "
    Rena membalas , " Iya aku akan datang .. Jam berapa ?"
    " Jam 6 sore ya Ren , jangan sampai telat yah !"

    Keesokan harinya tepat pukul 6 sore , Felix menghias taman dirumahnya dan membuat taman itu seromantis mungkin .. Dan dia juga menyiapkan sebuah Tape Recorder dan kaset lagu romantis kepunyaan kakaknya , karena dia berencana mengajak Rena untuk dansa di hari valentine bersama terakhir mereka ..
    Karena dia terburu-buru , dia membawa beberapa kaset yang dia tidak tau kaset apa ..
    Tenyata ada kaset dangdut yang terbawa olehnya ..
    Rena pun datang ke rumah Felix , Felix berkata , " Hai Rena , makasih ya udah mau datang kerumahku ini .. "
    Rena pun datang dengan berkata , " Hai juga Felix , sama-sama dan maaf ya sudah membuatmu menunggu lama .. "
    Felix berkata , " Nggak apa-apa kok , aku juga baru datang .. Nih buat kamu , Ren ! "
    Dia memberi sebuah kalung salib sederhana peninggalan ibunya yg telah meninggal ..
    Rena membalas dengan terlalu senang , " Wah , bagus banget Fel kalung nya .. Makasih yah .. "
    Felix berkata , " Iya , sudah kewajiban aku buat kamu senang .. "
    Dalam hati Felix berkata , " Itu peninggalan terakhir ibuku , tapi karena aku sayang sama kamu Ren .. Aku rela kasih kamu Ren .."
    Dia pun tersenyum-senyum sendiri ..
    "Kenapa Fel kamu senyum-senyum ? " Kata Rena
    "Ah , enggak apa-apa kok .. Yuk kita rayain valentine ini .. " Balas Felix ..
    Felix mengajak Rena untuk dansa ..
    Felix berkata , " Yuk Ren dansa dengan ku .. Aku udah sediain nih Tape Recorder buat kita dansa .. Hehehe.. "
    Kata Rena , " Wew , dansa Fel ? Aku gak biasa dansa .. "
    Balas Felix , " Enggak apa-apa kok Ren .. Kita nikmatin aja lagunya .. "
    Dan Felix mulai menyetel lagunya dan tiba-tiba musik dangdut pun terdengar oleh Rena ..
    Rena tertawa dan berkata , " Hahaha , kok lagu dangdut sih Fel .. Kamu becanda yah Fel ? Kok lagu dangdut sih Fel ? hahaha .. Emang dansa valentine pake lagu dangdut ya Fel ? Hahaha .."
    "Aduh , salah .. Aku salah setel Ren .. Maaf .. " Kata Felix ..
    Felix malu dan berkata dalam hati , " Aduh aku kok bodoh banget sih .. Aku kok sampai salah setel .. Mungkin kebawa kali ya kaset kakakku yg dangdut ini .. "
    Masih ada 1 kaset lagi dan Felix mencoba menyetel lagu itu dan berharap ini adalah lagu romantis yang dimiliki kakaknya ..
    "Nih masih ada 1 kaset lagi , Haha .. Aku coba setel ya .. " Kata Felix ..
    Dan lagu Kerispatih dengan judul Tak Lekang Oleh Waktu disetel oleh Felix ..
    " Nah ini dia lagu nya Ren .. " Kata Felix ..
    " Waah , ini kan lagu Kerispatih yg paling baru ! Aku suka lagu ini Fel .. " Kata Rena ..
    "Yuk kita dansa Ren .. " Kata Felix ..
    Mereka pun mulai berdansa dengan lagu itu .. Lagu yang sangat romantis untuk mereka berdua ..
    Lagu itu pun diulang berkali-kali oleh Felix .. Dan lagu itu menjadi favorit mereka berdua ..
    Seiring waktu berjalan , selesai mereka berdansa merekapun ngobrol bareng ..
    "Indah banget yah hari ini , Ren .. Aku gak bakal lupain hari ini dan lagu favorit kita , Hehehe .. " Kata Felix ..
    Balas Rena , " Iya , aku suka banget lagu itu .. "
    Rena pun berkata dalam hati , " Ini adalah waktu yang tepat untuk aku mengatakan kepada Felix kalau aku harus pergi keluar kota dan meninggalkannya .. Walau sangat berat bagiku , ini lah jalan satu-satunya bagiku .. "
    Rena pun mulai mengatakan yang ingin dia katakan sejak tadi ..
    Dengan mata berkaca-kaca , Rena mulai berkata ke Felix ..
    Rena berkata , " Fel , aku mau ngomong sesuatu .. Besok , aku harus pergi ke Surabaya .. Karena Ayahku dipindahkan kerja kesana .. Dan aku mesti melanjutkan sekolah disana .. Aku akan kembali kesini lagi , tapi aku enggak tau kapan Fel .."
    Felix pun shock , dan dia membalas dengan mata berkaca-kaca " Ren , begitu teganya kamu kepada aku meninggalkan aku melanjutkan SMA sendirian .. Kamu mau meninggalkan aku setelah kita merayakan valentine yang indah ini , Ren ? "
    " Aku juga sebenarnya nggak mau pindah dan ninggalin kamu , tapi aku nggak bisa berbuat apa-apa lagi .. Ini sudah keputusan kedua orangtuaku .. Aku sudah mencoba untuk melawan tetapi tidak bisa .." Balas Rena ..
    Felix menjawab , " Ngga bisa gitu Ren ! Aku engga mau jauh dari kamu .."
    Rena menangis dan Felix diam sejenak dan berkata dengan berat sekali , " Baik , aku akan mencoba menerima keputusanmu walau berat bagiku .. Tapi aku harap kamu datang 5 tahun lagi dan merayakan valentine bersama lagi .."
    Rena membalas , " Baiklah Fel .. Aku janji .. "
    Padahal Felix ingin menyampaikan isi hatinya bahwa dia cinta kepada Rena , tetapi apa boleh buat .. Rena sudah pergi meninggalkannya ..

    Perpisahan itu sungguh membuat Felix sedih .. Hari demi hari berlalu , bulan demi bulan berlalu .. Dan akhirnya tepat tanggal 14 Februari , 5 tahun setelah perpisahan Felix dan Rena .. Felix datang ke taman dan sungguh berharap bisa bertemu Rena .. Dan dia membawa sebuah kertas berisi tulisan ..
    Seputih cinta ini ingin kulukiskan ke dasar hatiku
    Kesetiaan janjiku untuk pertahankan kasihku padamu
    Bukalah mata hati, ku masih cumbui bayang dirimu dalam mimpi
    Yang mungkin takkan pernah membawamu di genggamku
    Dirimu dihatiku tak lekang oleh waktu
    Meski kau bukan milikku
    Intan permata yang tak pudar tetap bersinar
    Mengusik kesepian jiwaku

    Kucoba memahami bimbangnya nurani
    Ku pastikan semua
    Tak akan ku ingkari
    Terlalu banyak cinta yang mengisi
    Datang dan pergi
    Namun tak pernah bisa lenyapkanmu
    Di benakku
    Dirimu dihatiku tak lekang oleh waktu
    Meski kau bukan milikku
    Intan permata yang tak pudar tetap bersinar
    Mengusik kesepian jiwaku
    Felix berkata , " Ini adalah lagu kesukaanku dengan Rena 5 tahun lalu .. Haha , walau aku sempat salah setel lagu .. Malah lagu dangdut yang kusetel untuk dia .. "
    Felix tersenyum-senyum sendiri saat mengingat kejadian 5 tahun lalu ..
    Dan Ia berkata , " Aku harap dia datang dan aku akan menyetel lagu ini untuknya .. "
    Felix pun sedikit menyanyikan lagu itu , " Dirimu dihatiku tak lekang oleh waktu meskipun kau bukan milikku , Intan permata yang tak pudar tetap bersinar mengusik kesepian jiwaaku .. Aah , Ren .. Kamu bikin aku menangis aja .. Aku sedih banget tiap nyanyi lagu ini .. Kamu dateng dong , Ren .. "
    Ia menunggu seharian penuh hingga malam hari Rena tak kunjung datang , Felix tidak tahu bahwa 5 tahun yang lalu adalah pertemuan terkahir mereka dan Rena telah meninggal karena kecelakaan pesawat di perjalanan menuju Jakarta ketika Rena ingin datang menemui Felix ..
    Dia sungguh sedih melihat tidak kunjung datangnya Rena ke menemuinya ..
    Tahun demi tahun berlalu ..
    Tiap tahun tanggal 14 Februari , Felix selalu datang ke taman itu untuk menunggu kedatangan Rena dan sambil melihat teks lagu favorit mereka berdua ..

    Dan hampir 10 tahun mereka berpisah , tepatnya tanggal 13 Februari .. Felix datang ke taman ..
    Ia sudah berumur 25 tahun .. Dan dia tidak pernah tertarik terhadap cewek manapun karena dia masih sungguh mencintai Rena .. Dia percaya bahwa Rena adalah cinta sejatinya ..
    Ketika beberapa saat ada perempuan berumur 23 tahun menyapa Felix ..
    Sapa Flora , " Hai , mengapa kamu sendirian disini ? "
    Ketika Felix melihat Flora , dia sungguh kaget melihat kalung di leher Flora ..
    "Itu adalah kalung pemberianku kepada Rena 10tahun lalu ! Aku yakin itu ! Tetapi aku melihat bahwa dia bukan Rena , walaupun mirip .." Kata Felix ..
    "Apakah kamu kenal dengan kalung ini ? Aku rasa iya , ini adalah kalung kakak perempuanku .. Dia banyak bercerita tentang kamu .." Kata Flora ..
    Balas Felix , " Kemana dia sekarang ? Apakah dia sudah lupa denganku ? "
    " Aku sungguh berat berkata demikian tetapi aku harus menyampaikan yang sebenarnya .. Kakak aku meninggal 5 tahun lalu .. Dia mengalami kecelakaan di pesawat ketika dia ingin menemuimu .. Hanya kalung ini yang ditemukan digenggaman kakakku ketika proses evakuasi .. " Kata Flora ..

    Felix pun tidak bisa berkata apa-apa , dan dia menjerit , " Rena , mengapa kamu tega meninggalkan aku .. Aku sungguh mencintaimu ! "
    Flora berkata , " Sudahlah, biarkanlah kakakku tenang disana .. "
    Flora pun mengajak Felix untuk makan malam bersama ..
    Flora bercerita banyak kepada Felix .. Flora sungguh suka terhadap Felix karena cerita kakaknya , Rena ..
    "Kakakku sungguh suka kepadamu , kelembutan dan kebaikan hatimu .. Apalagi kata kakakku , kalian berdua suka banget ya sama lagu Kerispatih yang Tak Lekang Oleh Waktu , Hehe .." Kata Flora ..
    Felix berkata , " Haha, bisa saja kakakmu .. Tetapi dia sudah pergi meninggalkanku dan meninggalkan kenangan indah aku , kakakmu , dan lagu itu .."
    Flora berkata , " Yah mungkin sudah takdir dari Tuhan .."
    Felix melihat sifat Rena yang ada di diri Flora .. Kelembutan dan kemanisannya terpancar dari mata Flora ..
    Felix pun mulai melupakan masa lalunya dan melihat masa depannya ..
    Tampaknya dia sudah membuka hatinya kepada orang lain ..
    Dan Felix pun berkata , " Flora , besok kan adalah hari valentine .. Dateng yuk ke rumahku , aku akan membuat valentine party kecil-kecilan "
    Flora menjawab , " Baiklah , dengan senang hati .. "

    Keesokan harinya , FLora datang ke party tersebut .. Ketika Flora datang , Felix menyapa , " Hai Flor , cantik kamu hari ini .. "
    "Ah kamu bisa aja Lix , Hehe .. " Kata Flora ..
    Rasa suka mulai terpancar dari keduanya ..
    Felix mengajak Flora berdansa dan Felix pun menyetel lagu favorit dia dan Rena .. Dan merekapun mulai berdansa ..
    "Wah , ini kan lagu favorit kamu dan kakakku .." Kata Flora ..
    Balas Felix , " Iya , aku sangat sedih mendengar lagu ini .. Apalagi mengingatkan aku dengan kakakmu .."
    "Haha , aku juga suka lagu ini Fel .. Aku jadi sering denger lagu ini sejak kakakku memberitahu lagu ini ke aku .. "
    Flora senyum-senyum karena kata-kata yang diucapkan Felix ..

    Felix berkata , " Flor , aku melihat kelembutan dan kemanisan kakakmu yang terpancar dari dirimu .. Aku sudah bisa sedikit demi sedikit melupakan masa laluku yang begitu kelam .. "
    "Wah , bagus dong .. Kamu harus melihat masa depan mu .. Masih banyak yang harus kamu lakukan di sisa hidupmu yang masih banyak ini .. " Balas Flora ..
    "Haha, manisnya dirimu hari ini Flor .. Walaupun kita baru 2 hari kenal , tetapi aku sudah merasa akrab denganmu .." Kata Felix ..
    Balas Flora , " Haha, bisa saja kamu Lix .. Kamu kelihatan sangat tampan malam ini .. "
    "Makasih Flor , haha .. Hmm aku ingin mengatakan sesuatu padamu .. Mau ngga jadi pacarku ? Aku tidak ingin kejadian kakakmu terulang lagi padamu dan aku tidak mau menunda-nunda lagi .. Karena aku takut terlambat untuk mengatakan isi hati ini seperti 10 tahun lalu ketika aku ingin menyatakan isi hatiku ke kakakmu .. " Ungkap Felix ..
    "Hmm , baiklah .. Aku juga suka kepadamu .. Walau lewat cerita kakakku saja , aku sudah tau bahwa kamu adalah laki-laki yang istimewa dan jarang ada laki-laki sepertimu .." Kata Flora ..
    Balas Felix , " Makasih Flor udah terima cintaku .. "
    Felix pun sungguh senang dan ia tidak mau terulang lagi kesalahannya pada 10 tahun lalu .. Dan dia berharap Flora bisa menggantikan posisi Rena dihatinya ..
    Mereka pun dansa dengan mesranya dan mereka pun menghabiskan malam itu dengan dansa berdua dengan lagu yg mereka sukai , Kerispatih - Tak Lekang Oleh Waktu ..

    - The End -


    [spoiler=comment from shasha]aduh... dialognya... gombal abis

    sebenarnya ide cerita oke sih

    tapi... berantakannnnn jadi pusing bacanya...

    dan lagi, perasaan si cowok cepet banget berubah...

    rasanya bukan jadi kasihan tapi jadi ilfeel...
    [/spoiler]

    [spoiler=comment from Chip™]
    ide tentang kekasih yang sudah meninggal jadi pasaran yah setelah melihat cerita ini...
    anyway, ceritanya cukup menarik, sayang terlalu padat,
    dan jarak antar paragraf jadi berkesan tebal sekali >.<
    [/spoiler]
    [size=16pt]GrandChase : Mercurial <br />

Closed Thread
Page 1 of 2 1 2 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts